Mengurus Perpanjangan Passport di Kantor Imigrasi Margonda Depok

Update: Kantor Imigrasi Margonda Depok sudah pindah ke Kantor Imigrasi yang baru di Jalan Boulevard Grand City Depok (Kota Kembang). Loket antrian dibuka jam 8-11. Nomor antrian dibatasi sampai 100 nomor saja. Apabila nomor sudah mencapai 100 maka nomor antrian ditutup meskipun belum sampai jam 11. Jadi pastikan anda datang lebih awal.

Pernahkan terlintas di pikiran anda bahwa mengurus passport itu susah dan mahal, ternyata tidak jika anda punya waktu. Pengalamanku dalam memperpanjang passport di Kantor Imigrasi Depok sangatlah menyenangkan karena aku punya waktu untuk mengurusnya dan tanpa mengeluarkan banyak biaya serta tanpa di ganggu calo.

Aku mengurus passport pada tanggal 9 Agustus, yaitu dengan datang ke Kantor Imigrasi Depok pada jam 08.15.  Parkir motor ada di sebelah kantor, jika bawa mobil ya parkir di Margonda atau juga bisa di dalam.

Alhamdulilah antrian belum banyak kalau kita datang pagi hari. Segera ambil (baca: beli) formulir yang tersedia di tempat fotokopi di pojokkan. Membayar lima rupiah, aku dapat form dan map warna kuning. Jika tidak bawa materai maka akan menambah biaya tujuh ribu rupiah, dan jika tidak membawa kopian dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti KK, KTP, Passport lama, Akte Lahir/Ijazah terakhir ya siap-siap membayar lagi (tidak mahal kok fotokopiannya cuma biar ga ribet lebih baik siapkan dari rumah). Untuk fotokopi KTP atau Passport lama tidak boleh dipotong kertasnya jadi tetap utuh kertas kopiannya.

Setelah itu menulis form yang sudah disiapkan, disitu tertera untuk form ini tidak dikenakan biaya apapun, yah pada nyatanya juga bayar lima ribu, ya mungkin untuk membeli map kuningnya dan jasa pelayanannya (ya udahlah gak apa-apa masih wajar harganya). Jangan lupa nempel materainya di tempat yang sudah disediakan di form.

Setelah itu ambil nomor antrian di loketdan menunggu, tak lama 15 menit kemudian namaku dipanggil dan aku menuju ke loket untuk dicek kelengkapan dokumen, Alhamdulillah lengkap, kecuali surat rekomendasi dari atasanku yang salah, harusnya seperti gambar di bawah ini.

Yah balik lagi ke kantor untung dekat deh jadi gak lama. Kalo yang wiraswasta alias bos, atau ibu rumah tangga yang gak kerja ga perlu bikin surat rekomendasi, cukup bilang saja pekerjaannya.

Jam 10 aku dah balik ke Kantor Imigrasi, ambil nomor antrian lagi, dipanggil, di cek lagi di loket, dan beres  deh. Aku dikasih lembar kertas untuk kembali lagi hari Kamis tanggal 12 Agustus 2010 untuk biometri dan wawancara (lagi.. padahal bikin passport yang dulu juga diwawancara).

Hari Kamis setelah selesai ngajar aku langsung ke Kantor Imigrasi, tepat jam 13.00 dah nyampe disana, batas akhir jam 2 an. Aku ke loket untuk ngasih lembaran yang dikasih kemarin, disuruh tunggu di ruang tunggu di dalam, 20 menit kemudian aku dipanggil untuk bayar biaya pembuatan passport sebesar Rp 270.000,00. Lima menit kemudian dipanggil lagi untuk foto dan biometri (semua jari kita di scan), terus disuruh nunggu lagi diluar untuk menunggu wawancara. Lima menit kemudian aku dipanggil masuk untuk wawancara. Pertanyaan wawancaranya sih gak aneh-aneh, mau kemana, dalam rangka apa, udah selesai. Balik ke loket untuk minta lembaran pengambilan passport. Disuruh balik lagi tanggal 19 Agustus 2010, sesuai dengan aturan Kementrian Hukum dan HAM bahwa passport selesai maksimal 4 hari setelah biometri dan wawancara. Top.

Hari kamis tanggal 19 aku balik, kasih lembar pengambilan ke loket, passport dikasih. Karena aku mau nyimpan passport yang lama karena US Embassy suka nanya passport yang lama kalo ngurus visa Amerika Serikat ya aku beli materai lagi dan tanda tangan di form pengambilan passport lama. Alhamdulillah selesai juga perpanjangan passportnya, butuh 7 hari kerja untuk menyelesaikan passport dan harganya murah lagi karena tanpa calo. Lebih baik ngurus sendiri lah, kan mudah ini. Asal mau meluangkan waktu. Kalo gak bisa pun bisa membuat surat kuasa, tapi pas wawancara dan foto biometri harus datang sendiri karena kan foto sendiri masak pake foto orang lain di passport.

Kesimpulanku, pelayanan di Kantor Imigrasi Depok lebih baik lah, tidak butuh waktu lama untuk antri, karena yang ngurus gak banyak, mungkin belum banyak yang tahu kali ya kalo Depok punya kantor Imigrasi jadi masih terbilang sepi, apalagi ngurus passport bisa dimana aja sekarang, tinggal di Jakarta ngurus di Depok juga bisa, malah ada yang tinggal di Pasar Minggu males ngurus di Kantor Imigrasi di Buncit karena ruameeeenya minta ampun eh dateng ke Depok. Pokoknya cepet lah kalo di Depok dan bebas calo dan harga standar.

About these ads
Categories: Kisah | Tags: , , , , , , | 21 Comments

Post navigation

21 thoughts on “Mengurus Perpanjangan Passport di Kantor Imigrasi Margonda Depok

  1. cay

    mas, mau tanya jika buat pasport hanya untuk jalan2 apakah tetap memerlukan surat rekomendasi dari kantor ? dan pakah NPWP juga di perlukan?
    bagaimana jika NPWP berbeda dengan alamat sekarang… ?

    nice blog…. sangat informatif…

    • Kalo buat jalan2 sih gak perlu yah. Karena sewaktu saya mengurus passport tempo hari ada orang yang mau jalan2 ga perlu surat rekomendasi.

  2. Darma

    Mas, mau tanya dong…

    “Setelah itu ambil nomor antrian di loketdan menunggu, tak lama 15 menit kemudian namaku dipanggil dan aku menuju ke loket untuk dicek kelengkapan dokumen, Alhamdulillah lengkap, kecuali surat rekomendasi dari atasanku yang salah, harusnya seperti gambar di bawah ini. ”

    Aku nyariin gambarnya kok gak ada yah???
    Contohnya itu seperti apa yah, boleh tahu gak?

    • Saya lupa memasukkan fotonya, mohon maaf. Contoh formatnya sih ada di papan pengumuan kantor imigrasi. Jadi surat permohonan membuat passport ditujukan kepada Kepala Kantor Imigrasi Depok menerangkan bahwa mas Darma memang pegawai dari instansi dari sana dan membuat passport dalam rangka tugas dari instansi yaitu menghadiri apa atau meeting atau apa selama berapa hari. Tanda tangan atasan instansi mas. Mungkin bisa googling mengenai formatnya. Maaf ya mas.

  3. retnamarince

    thank u for your info…sangat membantu aku nih untuk memeperpanjang paspor.

  4. Wah terima kasih untuk informasinya. Semoga besok urusan saya lancar.

    Soal rekomendasi dari atasan itu memang ada format standarnya?

  5. Agatha

    cuman mau sharing info juga, karna peminat kantor imigrasi kelas II ini udah semakin banyak, darimana mana kesini juga… kalo datang pertama kali harus pagi sekali. aku datang jam 9 pagi sudah habis nomor antriannya utk submit form pertama kali. terpaksa balik besoknya jam 6 pagi :) dengan antrian map sudah tinggi….lalu tunggu sejam untuk dipanggil dan cek kelengkapan dokumen pertama kali.

    overall, not bad lah, ga dikejar calo kayak waktu bikin di mampang prapatan…cuma udah overload aja kali ya..jadi antrian puaannjaannng… :)

  6. robbi aja

    makasih infonya mas, mau ke jaksel ruame bgt bs jd pertimbangan nih infonya…..

  7. maidafiani yulia

    mau tanya alamat kanmin depok deket apa yah?patokannya swebelah apa niar mudah dicari thx

    • JL. Margonda Raya No 41. Depok, kalau dari arah pasar minggu atau jakarta, letaknya setelah kantor bank BNI Margonda. Masuk gang kecil, mobil bisa masuk kok dan parkir di dalam.

  8. jaka

    mas nanya dong, kalo passpornya ilang di rumah tapi masa berlaku udah lama banget abisnya, kita bilangnya apa ya? perpajangan atau gimana? perlu ada surat lain yang menyatakan paspor kita ilang? thanks

    • Maaf pak baru membalas. Umumnya jika dokumen hilang maka harus mengurus surat kehilangan di kepolisian kan pak. Jadi mungkin bisa ditanyakan terlebih dahulu ke kantor imigrasi yang terdekat. Terima kasih.

  9. Terimakasih, Mas, atas artikelnya. :))

  10. vonny

    Mas Kantor imigrasi sabtu buka ga ya??.. aq mau perpanjang tmpatnya di kota kembang patokannya dimana ya mas?.. thx b4 yah :)

    • Sabtu tutup bu. Kota Kembang itu adalah Grand Depok City, lurus saja di jalan protokol sampai ketemu markas pemadam kebakaran di sebelah kanan lalu masuk lewat depan markas tersebut nah kantor imigrasi tak jauh dari sana

  11. hand

    Tanya donk.
    kan sekarang sudah bisa online dalam membuat passport. saya sudah isi form di webnya imigrasi truz upload data-data pendukung dan dapat tanda terima pra permohonan. Pertanyaanya adalah klo udah isi form via online nanti pas kita datang ke kanim depok apa perlu kita isi form lagi yangditulis tangan atau memang ada loket khusus untuk online..?
    terimakasih

    • Saya belum pernah menggunakan aplikasi online. Mohon maaf, karena waktu itu saya coba ada masalah di server. Sepengetahuan saya, waktu itu, di kanim depok, tidak ada loket khusus.

      • Walau sudah apply Online, masih harus mengisi form yang di beli di koperasi migrasi. Tujuan apply online hanya untuk mempercepat proses foto saja. Tidak ada loket khusus untuk online.
        Bila sudah apply online, jangan lupa di print bukti apply online dan di lampirkan saat penyerahan dokumen.
        Bila hari ini penyerahan dokumen sudah dilakukan, maka esoknya sudah bisa foto dan bayar.
        Surat rekomendasi masih bisa di susulkan hingga 1 bulan sejak di tentukan waktu untuk foto. Contoh, Penyerahan dokumen tanggal 12, foto dan bayar di tentukan tanggal 13 (tetapi surat rekomendasi belum ada), kita masih bisa datang hingga tanggal 13 bulan depannya untuk menyerahkan surat rekomendasi pada saat foto dan bayar. Jangan lupa membawa bukti penyerahan dokumen dan dokumen asli pada saa foto.

      • Terima kasih mas Bayu atas informasinya. Semoga komentar mas menjadi jawaban dari saudara Hand.

  12. Ryan

    tanya donk.
    mau buatin passport untk ortu,, apakah pada saat pembelian formulir dan menyerahkan kelengkapannya dokumennya bisa diwakilkan tanpa harus bawa mereka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,763 other followers

%d bloggers like this: