Mengurus visa Amerika Serikat

Dalam artikel ini aku ingin share pengalamanku mengurus visa Amerika Serikat untuk diriku sendiri, jadi mungkin jika ada pembaca yang bertanya maka yang aku bisa jawab ya hanya berdasar pengalamanku saja. Karena jika ditanya detil mengenai pembuatan visa, anda dapat melihat langsung informasi di website kedutaan di sini.

Dari pengurusan visa yang pernah aku lakukan mulai dari Lebanon, Korea Selatan dan Amerika Serikat, negara terakhir ini lah yang membuat jantungku berdebar-debar. Ini gara-gara katanya ini katanya itu dari banyak orang yang pernah mengalaminya dan dari blog-blog yang kubaca. Kalau aku berdebar-debar karena jadwal keberangkatan dengan keluarnya visa yang mepet dan belum tentu keluar dan mahal lagi.

Waktu kecil dulu, aku sering melihat antrian orang di depan kedutaan, aku bertanya pada kakakku waktu itu, apa yang sedang mereka lakukan, kakakku menjawab mereka sedang mengantri pembuatan visa agar bisa ke Amerika Serikat. Aku waktu itu hanya bilang dalam hati, kapan ya aku bisa membuat visa dan bisa pergi ke Amerika Serikat. Ternyata Allah menjawab doaku. Alhamdulillah aku diundang dan disponsori International Bureau of Education UNESCO di Geneva, Swiss untuk mengikuti workshop mengenai GigaPan Dialogues, yaitu penggunaan teknologi imaging dari NASA dan Carnegie Mellon University di Pittsburgh untuk keperluan pendidikan.

Untuk dapat masuk ke Amerika Serikat maka aku harus membuat visa. Untuk kunjungan tersebut maka visanya adalah visa non Immigrant. Berdasar informasi yang ada di website tersebut maka aku menyiapkan segala sesuatunya. Aku membaginya dengan beberapa tahapan yaitu:

A. Persiapan Dokumen

1. Bukti pembayaran visa di bank yang telah ditunjuk oleh kedutaan, waktu itu aku membayar USD 140 ke Bank Permata Melawai dengan menggunakan rupiah (kurs saat ini Rp 9.000) + biaya Rp 10.000 untuk biaya admnistrasi bank. Untuk petunjuknya bisa dilihat di sini. Bukti pembayaran harus dibawa serta ke kedutaan pada saat wawancara di kedutaan.

2. Paspor yang masa habisnya minimal setahun. Paspor lama seharusnya dilampirkan juga kalau ada, sehingga petugas kedutaan mengetahui negara mana yang pernah ada kunjungi sebelumnya, waktu itu aku membawa paspor lama yang ada visa Lebanon dan Korea Selatan.

3. Foto berwarna 2 lebar ukuran 5 x 5 berlatar belakang dengan ukuran wajah 80% di foto tersebut. Waktu itu aku menggunakan jasa foto di Jalan Agus Salim (dikenal juga dengan Jalan Sabang) disana banyak sekali studio foto yang menyediakan jasa pemotretan dan cetak foto untuk visa Amerika Serikat. Belakangan aku tahu kalau foto sendiri juga bisa loh asal sesuai ketentuan yang berlaku. Patokannya, kalo foto tersebut di lolos pada saat upload foto di website, maka foto itu bisa dipakai.

4. Dokumen pelengkap seperti:
  •  Surat undangan asli dari panitia penyelenggara workshop yaitu Carnegie Mellon University
  • Surat sponsor asli dari IBE-UNESCO yang menyatakan bahwa seluruh biayaperjalanan, hotel, uang saku ditanggung oleh IBE-UNESCO.
  • Surat tugas dari tempatku bekerja yaitu SMA Al Izhar dalam bahasa Inggris
  • Surat tugas dari Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO – Depdiknas
  • Jadwal penerbangan dan jadwal kegiatan selama workshop.
  • Surat keterangan dari bank yang menjelaskan bahwa aku adalah nasabah bank tersebut selama beberapa tahun dengan saldo sekian juta.
  • Kartu keluarga asli, surat nikah asli, KTP.

Ada yang pemohon visa yang aku temui saat itu sampai membawa surat tanah, surat pendirian perusahaan, deposito, dll. Aku sih tidak membawa surat-surat tadi karena aku memang tidak punya aset tanah, aset perusahaan ataupun deposito. Yang jelas semua dokumen ini diperlukan untuk membuktikan bahwa pemohon memiliki keterikatan dengan Indonesia dari aset-aset atau keluarga inti di Indonesia sehingga tidak akan kabur ke Amerika Serikat dan mencari pekerjaan di sana dan menambah masalah pemerintah Amerika Serikat. Mereka menganggap kita “Alien” yang harus disortir untuk bisa masuk ke Amerika Serikat.

B. Pengisian Form Aplikasi Online & Jadwal Wawancara

Setelah dokumen siap maka aku mengisi formulir online untuk visa ke Amerika Serikat. Anda bisa klik di sini untuk mengisinya. Anda akan diwajibkan untuk mengupload foto berwarna berukuran 5 x 5 berlatar belakang putih. Ukuran ini harus sesuai dengan yang aturan yang diberlakukan, jika foto ini tidak memenuhi kriteria maka segera foto ulang karena foto tersebut akan dipakai untuk membuat lembaran konfirmasi sekaligus foto yang akan dicetak di visa anda. Harap dicatat, lembaran konfirmasi ini sangat penting untuk dapat masuk ke kedutaan Amerika Serikat.

Tahap berikutnya adalah mulai mengisi informasi-informasi dalam bahasa Inggris tentang diri anda dengan benar dan jujur. Setiap selesai mengisi form di tiap halaman disarankan untuk menekan SAVE  yang ada di bagian bawah halaman, karena jika terlalu lama mengisi biasanya harus mengulang lagi karena berkaitan dengan batas waktu. Jadi rajin-rajinlah SAVE. Jangan lupa untuk menulis nomor aplikasi di bagian atas halaman agar tidak lupa apabila anda akan menyelesaikan kembali formulir yang belum diselesaikan.

Setelah semuanya terisi, anda memerlukan printer untuk mencetak lembaran konfirmasi di akhir pengisian data diri. Beberapa pertanyaan di formulir online tersebut berkaitan dengan biodata, no pesawat yang akan dipakai, alasan ke Amerika Serikat, alamat hotel atau tempat tinggal selama di sana, biodata sponsor anda. Ada juga pertanyaan detil seperti tempat tanggal lahir orang tua anda, riwayat pendidikan anda dari SD sampai Perguruan Tinggi. Ini yang bikin ribet karena kadang kita lupa. Juga ada pertanyaan tentang kesehatan kita, pernah mengidap penyakit TBC atau yang lainnya, pernah terlibat dengan kejahatan HAM, gerakan terorisme, kelompok terlarang, pencucian uang dan lain-lainnya. Total aku membutuhkan waktu sejam. Lama karena mengumpulkan informasi sambil mengisi formulir dan memastikan bahwa jawaban-jawaban dari pertanyan-pertanyaan tersebut tidak ada yang salah. Berkali-kali aku harus memastikan sehingga memudahkan kita pada saat wawancara. Gagal mendapatkan visa sama dengan membuang uang USD 140 karena hangus.

Setelah itu anda harus mencetak lembaran konfirmasi yang berisi bar code yang nantinya akan dipakai untuk membuat janji interview dengan staf kedutaan. Untuk membuat janji interview maka anda bisa klik di sini

C. Wawancara di Kedutaan

Aku mendapat giliran wawancara jam 8 pagi pada hari Jumat. Aku menggunakan motor dari Depok dan memarkir motorku di stasiun Gambir lalu berjalan menyeberang jalan menuju ke Kedutaan. Aku tiba di sana jam 5.45 pagi dan sudah ada 15 orang yang mengantri dibawah jalur kereta stasiun Gambir. Rupanya 15 orang tadi adalah rombongan Herbalife yang dapat bonus jalan-jalan ke Amerika Serikat.

Sejam kemudian antrian sudah panjang, petugas keamanan meminta semua alat elektronik termasuk HP dinonaktifkan sebelum masuk, lalu rombongan diminta berjalan menuju pintu gerbang dan disana mengantri lagi.

Choo Youn Kong / AFP-Getty Image

Setelah menunjukkan dan dicek lembar konfirmasi oleh petugas keamanan maka aku masuk ke dalam halaman kedutaan. Disana masih harus mengantri lagi, yaitu antrian penyerahan berkas seperti bukti pembayaran, foto dan paspor. Jangan lupa membawa pulpen disini.

Kemudian aku berhadapan di petugas di loket dan menyerahkan berkas-berkas sambil petugasnya mencek isian formulir online di website. Alhamdulillah tidak ada yang keliru, jika keliru maka akan diminta untuk merevisinya dan harus antri dari awal. Wah ribet harus cari warnet. Lalu setelah itu aku diberi nomor antrian kelompok dan mengantri lagi sebelum masuk ke kantor di kedutaan.

Mengantri 10 menit saja, kelompokku di panggil untuk masuk ke sebuah ruangan keamanan. Nah disini aku dan pemohon visa lainnya diminta untuk meninggalkan alat-alat elektronik, sabuk, flashdisk. Semua pemohon di cek melalui pintu detektor.

Kemudian masuk ke kantor yang melayani permohonan visa, di sana tempat duduknya nyaman, ruangan berpendingin dan ada siaran televisi kabel. Dua puluh menit menunggu, aku dipanggil untuk diambil scan sidik ke 10 jari tanganku. Delapan jari tangan dahulu kemudian disusul dua jari jempol. Lalu disuruh duduk untuk dipanggil wawancara di loket.

Tak lama, kelompok antrian dipanggil ke loket nomor dua. Wawancara dilakukan dengan berdiri sedangkan petugas pewawancara berada di loket di balik kaca tebal dan berkomunikasi lewat pengeras suara dan mikrofon.

Di depanku seorang wanita kemudian pasangan suami istri yang ikut Herbalife. Wawancaranya seputar alasan mengunjungi Amerika Serikat. Dari yang kudengar langsung wawancaranya, wanita pertama tadi tampaknya tidak memberikan jawaban yang benar, kesannya ada yang ditutup-tutupi dan berbohong, karena ada data kepergian wanita tersebut ke Amerika Serikat sebelumnya, tapi dia berbelit-belit dalam menjelaskan kepergiannya yang sekarang. Akhirnya dia mendapat surat berwarna merah yang artinya permohonan visanya ditolak. Aduh apes banget, uang USD 140 melayang percuma. Aku semakin deg-degan gak karuan, aku berusaha santai dan berdoa semoga permohonan visaku dikabulkan.

Kemudian giliran di depanku pasangan suami istri yang mengikuti tour Herbalife ke Amerika Serikat. Pasangan ini terlihat gugup dan berbelit-belit, sekarang jawab A nanti ditanya lagi jawab B tapi mereka tetap berusaha memberikan penjelasan sejelas-jelasnya. Mereka menunjukkan dokumen dari Herbalife. Aku sempat mengira bakal gagal tapi mereka mendapatkan kertas putih yang artinya permohonan visa mereka dikabulkan dan mengambil 4 hari kemudian.

Sekarang giliranku, Bismillahirrahmanirrahim, petugas menyapaku dengan bahasa Indonesia. Kemudian dia menanyakan namaku dan pekerjaan serta tujuanku ke Amerika Serikat. Dan begitu aku menyebut akan menghadiri konferensi maka dia langsung berbicara dalam bahasa Inggris. Aku ditanya apa kaitannya aku dengan konferensi ini, kenapa istriku tidak di ajak, apakah aku suka dengan pekerjaanku sebagai guru, semua bisa aku jawab dengan lancar. Hanya saja saat itu, petugasnya meragukan keaslian surat undangan dari panitia Carnegie Mellon University, aku pun ditanya kenapa kok tanda tangannya seperti di cetak dengan printer. Aku menjawab itu surat undangan memang apa adanya seperti yang dikirimkan lewat pos. Tak lama kemudian aku menanti lembar putih ehhh yang diberikan ke aku adalah lembar kuning yang mengatakan bahwa permohonan visaku tidak ditolak namun masih perlu pemeriksaan dokumen lebih lanjut sebelum visa bisa dikeluarkan dan waktunya tidak dapat ditentukan kapan keluarnya.

Waduwww jadwal keberangkatan sekitar 2 minggu lagi tapi visa masih belum keluar. Gaswat ini. Aku pun menghubungi rekanku yang bekerja di Kedutaan Amerika Serikat untuk menyakan apa artinya itu. Dia menjelaskan bahwa masih perlu dilakukan pemeriksaan nama (name check) dari FBI atau institusi lain.  Bisa juga dokumennya perlu di review lagi apakah benar atau tidak.

Aku juga menghubungi pihak panitia di CMU agar menerangkan bahwa aku benar diundang secara resmi. Aku pasrah saja menunggu berita dari kedutaan. Pihak panitia mengirim fax ke Bagian Konsuler Kedutaan Amerika Serikat yang menerangkan bahwa aku benar diundang dengan menerangkan kaitan aku sampai bisa diundang ke sana.

Sambil berdoa tiap hari kepada Allah, akhirnya alhamdulillah beberapa hari kemudian ada e-mail yang masuk ke inbox ku dari kedutaan Amerika Serikat dengan isi e-mail: 

Dear Mr. Prasetyo

This is to inform you that the administrative processing of your visa application has concluded and it is ready to be picked up. You may come on Monday – Friday at 14.30 – 15.15 and bring your pick up ticket.

Regards,

Consular Section
US Embassy Jakarta

Alhamdulillah ya Allah. Sudah deg-degan nih soalnya jadwal keberangkatan sudah dekat.

Dan langsung aku mengambil sesuai jadwal waktu yang telah diberikan. Yup… selesai. Akhirnya aku bisa berangkat ke Amerika Serikat. Alhamdulillah.

About these ads
Categories: Jalan-Jalan, Kisah | Tags: , , , | 75 Comments

Post navigation

75 thoughts on “Mengurus visa Amerika Serikat

  1. Anwar

    Pak Prasetyo terima kasih untuk sharing-nya. Saya punya persoalan yang kira-kira hampir sama.

    Tanggal 7 Sept saya interview dan mendapat kertas kuning, dan sampai hari ini saya kontak usembassy jawabannya masih sama: masih proses dan mereka akan kontak kalau sudah selesai.

    Problemnya saya harus berangkat akhir bulan ini, kalau lewat ya seperti sia-sia karena undangan.

    Boleh tahu fax dikirim ke konsuler kedubes as di jkt? Ada nomor telponnya?

    Atau boleh saya kontak ke email Pak Prasetyo untuk tanya lebih detil? Trm ksh

  2. Royan

    Pak Hari, untuk saldo minimal pada saat pengajuan Visa disyaratkan berapa banyak? Atau hanya surat referensi Bank yang menyatakan bahwa kita merupakan nasabah aktif dari suatu Bank dan sudah menjadi nasabah selama berapa lama?mohon pencerahannya.Terimakasih.

    • Surat referensi plus saldo terakhir. Tapi waktu itu tidak disentuh sama sekali dan tidak diminta oleh petugas pewawancaranya. Idealnya sih saldonya mencukupi biaya hidup selama perjalanan di AS.

  3. Tak ada yang bisa dilakukan kecuali menunggu e-mail dari mereka yang isinya visa dan passport anda dapat diambil pada waktu yang telah mereka tentukan. 221g notice menandakan bahwa visa anda TIDAK ditolak tapi membutuhkan proses lagi untuk verifikasi. Durasi waktunya bervariasi, yang cepat seperti saya ya kurang dari 1 minggu, ada yang 6 bulan lebih seperti murid saya. Mungkin usaha yang bisa kita lakukan adalah menghubungi instansi yang mengundang bapak di Amerika dan katakan bahwa anda terganjal di 221g notice dan minta bantuan mereka untuk mengirimkan e-mail ke kedutaan AS di jakarta mengenai kunjungan anda. Atau jika instansi di sana punya kenalan dengan pejabat yang terkait maka bisa jadi cepat. Itu yang saya lakukan waktu itu. Semoga membantu.

  4. Tidak harus, lebih baik siapkan itinerary nya yang dari travel. Biasanya itinerary gratis dari travel karena masih booking. Khawatir saja kalau kita sedia tiket tiba-tiba visa tak keluar maka kita kenda cancellation charge dari travel. Rugi 2 kali, rugi bayar visa, rugi bayar denda.

  5. Aoki Ryanto

    Dear mas Hari,

    Kalau untuk keperluan training apakah bisa menggunakan visa kategori “B”($140.00, visitor visa : business, tourism, medical treatment), atau mesti kategori “H” ($150.00, temporary worker/employment o trainees)?

    salam,
    Aoki

    • Visa jenis B1/B2 memperbolehkan pemohon visa melakukan perjalanan ke AS untuk tujuan bisnis, pariwisata, kunjungan keluarga, rekreasi, konferensi, perawatan medis, dll.

      Visa jenis H, L, O, P, untuk bekerja sementara, pindahan karyawan, mengadakan pertunjukan atau pertukaran pelajar.

      Mungkin lebih jelasnya bertanya via telpon ke kedutaannya langsung deh pak.

  6. Muhammad Robby

    Selamat malam pak hari

    saya mau bertanya, jadi tuh saya dapat email follow up dari perusahaan yang saya lamar dan dia blg “we do not sponsor visa” naah kalau masalah ini gimana ya solusinya? mungkin balasannya bisa lewat email saya. Karena sepertinya masih banyak pertanyaannya :)

    Terimakasih.

    Salam,

    Robby

  7. deg deg an nih aku mau ke amrik

  8. Hi Mas Prasetyo,

    Untuk US, belum pernah ada larangan bagi warga negara Indonesia untuk masuk ke negara tsb kan ya?

  9. Luftansy

    Membantu banget informasi mas Prasetyo. tadi saya barusan urus visa sendiri di Kedubes Amerika prosesnya cuma 10 menit dari pintu depan sampai loket antrian – mungkin karena saya pakai visa diplomatik (oh ya nggak pakai wawancara dan nggak ada biaya). Tapi saya juga tadi lihat ada dari instansi lain pakai visa diplomatik tp tetap ditolak, saya tanya kenapa, kata si empunya passport karena fotonya foto lama > 6 bulan yang lalu. Ada juga yang dapat tiket kuning seperti mas Prasetyo (kalau yang ini, sepertinya karena belum pernah sama sekali ke LN). Yang kasihan orang2 yg belum sempat masuk ke Kedubes dan sdh ditolak di loket sekuriti (umumnya sih karena belum isi aplikasi online, ada juga yang karena passportnya dikit lagi expired walaupun si empunya dah perhitungkan saat nanti balik dari US, passportnya masih valid).

    Bener kata mas Hari, bukan hanya di US Embassy harusnya, selama dokumen kita lengkap dan tdk ada yang kita sembunyikan/palsukan (termasuk undangan atau hajat kita nanti di US), biasanya sih aman-aman aja.

  10. Mau nanya mas.. Klo ngurus visa tanpa akte kelahiran bisa gak? Klo KK,KTP,dll ada kok.. Akte kelahiran udah hilang soalnya.. Atau mungkin bawa ijazah aja yah sebagai dokumen pengganti akte lahir? Mohon petunjuknya.. Makasih sebelumnya ;)

  11. Kalo dokumen” penting yang mas hari bawa saat wawancara apa aja ya mas? Biar nanti bisa saya siapin ;)

  12. - Surat undangan asli dari panitia penyelenggara/Surat dari sponsor asli
    - Surat tugas dari tempat kerja
    - itinerary, tanda booking hotel
    - surat keterangan dari bank bahwa anda adalah nasabah bank tersebut
    selama beberapa tahun dengan saldo sekian juta.
    - kartu keluarga asli, surat nikah asli, KTP.

    bahkan ada yang sampai bawa akte tanah, surat ijin usaha, dokumen lain yang membuktikan bahwa aplikan masih punya ikatan kuat di Indonesia sehingga setelah ke Amerika akan kembali ke Indonesia

    • Gini mas, aku kan masih sementara kuliah. Trus ke amerikanya sama teman” paduan suara mau ikut iven paduan suara disana bulan juli nanti. Dokumen apa aja yg harus saya bawa yah? Tidak perlu bawa surat tugas sama surat tanah kan? Saya juga belum nikah kok. Hehe ;)

      • 1. biasanya surat sponsor dari panitia event di AS yang menerangkan bahwa anda adalah peserta yang mereka undang.
        2. surat rekomendasi dari universitas anda, menerangkan bahwa anda dikirim oleh univ anda dan segala biaya ditanggung oleh… (anda sendiri/univ/ortu/pihak pengundang) dan akan segera kembali setelah event itu selesai.
        3. identitas diri: KTP, KTM
        4. surat ket dari bank ortu anda dengan ket tabungan dengan sekian juta)
        Itu saja yang mungkin saya tahu.

    • muhammad sodiqin

      mas Hary, apakah bermasalah kalau ita bawa surat invitation/sponsor dari vendor/institusi bukan yg asli namun hasil print out?

      thxs for your valuable sharing.
      sdq

  13. Mas,
    pengalamannya sama dengan yang saya alami..
    Keberangkatan saya satu minggu lagi untuk menghadrii summit. Bisa minta alamat email konsuler nya? saya applynya di srby 2 mnggu yg lalu.. Terimakasih :)

    • Berikut adalah alamat email pihak konsuler Kedubes AS di Jakarta, email : jakconsul@state.gov dan fax: +62 21 – 385 7189

      • Mas Hari, nasib saya persis seperti ini. Saya 2 minggu lagi ada acara konferensi di US dan mendapat slip kuning. Email dari panitia difax/email ke ini? email : jakconsul@state.gov dan fax: +62 21 – 385 7189

        Heran sekali mereka sama sekali tidak melihat invitation dari panitia tapi langsung saja memberikan kertas kuning. Saya jadi cemas dan berdoa sekuat-kuatnya. Mohon penerangannya Mas Hari.

        Wss

      • Seperti yang saya tulis di artikel di atas, mereka sedang melakukan prosedur name check. Jadi sabar ya bu memang seperti itu prosesnya. Semoga lekas selesai ya bu.

  14. bella

    assalamu alaikum hmm mas hari kalau untuk membuat visa student dengan menunjukan surat sponsor dari WN Amerika tanpa menyertakan bukti saldo tabungan apakah akan diterima permohonan visa kita? terima Kasih

    • untuk visa student saya belum punya pengalaman mengurusnya, tapi ketika kakak saya mengurus visa student untuk anaknya (keponakan saya) memang saldo tabungan kakak saya ditunjukkan untuk membuktikkan mampu menyediakan biaya kuliah anaknya disana. Mengenai diterima atau tidak diterima visanya sih itu tergantung dari konsulernya.

  15. rizca

    Mas aq mw buat visa tourist,suamiq tinggal di usa,and setiap 3bulan ke indo,krna kita disini bisnis export ,aq handle barang dsni,and suami ngontrol penjualan dsna,rencana akhir tahun liburan ke usa 2bln,aku punya 2 anak balita,apa anakq butuh visa juga?mereka menjadi 2 warga negara,and sudah ada psport usa n indo,trus syarat yg hrus aq lengkapi apa ya?tx ya

    • Terima kasih sudah mampir ke blog saya. Mengenai ini syaratnya sama tinggal mengunjungi web kedutaan amerikanya bu. Semoga visa turis ibu lekas selesai.

  16. Hallo Pak Hari,

    aku jadi pusing nih, karena aku apply visa F-1 hari ini ditolak. Pahadal aku sudah menunjukkan semua dokumen yang diperlukan (I-20, bank statement, Graduate Research Assistantship, Letter of Acceptance), S1 aku di bidang Keguruan, tapi untuk S2ku, aku mau coba ambil Legal studies,

    tadi interviwernya tanya kalau aku sudah ada latar balakang hukum tidak? (tidak ada)apa nanti ilmunya berguna di Indonesia (saya jawab aja iya, untuk perbandingan), dan di Indonesia saya hanya seorang tutor bahasa inggris dari rumah ke rumah…(jadi dia agak curiga kalau saya tidak balik lagi)… saya disuruh untuk coba interview lagi..

    ada sarankah Pak Hari??? Saya bingung banget nich…sedih juga…:(

    • Saya bisa merasakan kesedihan ibu, saya tak punya pengalaman mengurus visa student, hanya cerita-cerita dari keponakan saya yang belajar S1 di AS.

      Dilihat dari sudut pandang pewancara, mungkin, bisa saja diragukan alasan ibu karena perbedaan latar belakang S1 dengan rencana S2 yang akan ibu ambil.

      Mungkin ibu bisa mencoba mengkait-kaitkan apa hubungan S2 dengan S1 dan sepertinya jawaban ibu bahwa sekolah S2 untuk perbandingan tidak mempan bagi si pewancara sehingga dia menolak aplikasi ibu. Dan gak enaknya data dan hasil wawancara tadi sudah tersimpan rapi di database mereka.

      Sebaiknya ibu mencari jawaban yang masuk akal yang tidak berbeda jauh dari jawaban sebelumnya mengenai alasan mengambil S2 di bidang itu, kenapa berbeda latar belakangnya. Dan alasan kuat ibu akan kembali setelah lulus nanti.

      Kalau waktu keberangkatan sudah dekat lebih baik ibu membuat janji interview lagi dengan jawaban-jawaban yang sudah ibu siapkan dan menjawab dengan yakin tanpa ragu-ragu.

      Atau ibu mencari S2 yang sesuai dengan latar belakang ibu. Entah setelah beberapa lama disana ibu pindah ke S2 yang ibu sukai itu hak ibu. Agak ribet sih.

      Saya doakan ibu mendapat visa studentnya ya bu. Amin.

  17. stevani

    Halo kak! thanksfor the info. saya cuman mau nanya waktu itu kakak print ds-160 formnya pake printer laser kah?soalnya di website embassy ditulis begitu. masalahnya yg saya tau most of the internet cafe pakenya inkjet printer. waktu itu kakak print dmn? thanks for the help kak. i really appreciate it.

    • Tak perlu laser kok, printer tinta juga bisa, asal bukan printer dot matrix. Kalo mau murah jangan di internet cafe tapi di rental komputer di dekat kampus kampus biasanya ada.

  18. michelle08ariellovefamily

    halo , ka hari ? aku mau nanya , tadi pagi aku jadwal wawancara jam 8 , tapi saat di wawancara aku dapat lembar kuning , tapi sebelum dapat kertas kuning dia meninggalkan aku lumayan lama , kira kira bisa berapa lama ya ? atau bisa ditolakkah ? karna bukti yg ada belum cukup kuat ?

    • Terima kasih sudah mampir di blog saya, mungkin pewawancara masih belum yakin maka membutuhkan waktu (yang kita tidak ketahui lamanya). Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk ini, hanya menunggu saja.

  19. Tia

    sore pak Hari… tmn saya ada masalah yg sama terkait kartu kuning saat aplikasi visa US.. mgkn pak Hari bisa ksh input utk kami.. masalahnya mrk tdk memberitahu alasan/dokumen yang perlu disediakan sljtnya.. curiga’y krn masalah ktp tmn sy ini..
    jadi saat apply visa ini tmn sy dalam proses pengurusan pemindahan domisili (KTP), tp application form (DS-160) itu mencantumkan no ktp yang sudah dcabut, krn belum mendapatkan no ktp baru di domisili lama.. mnrt pak Hari apakah ada keterkaitan hal tsb dg penundaan visa usa?mohon inputnya, krn kami juga terjepit jadwal kbrktan.. terima kasih banyaak…:)

    • Sebelumya saya ucapkan terima kasih sudah meluangkan waktu untuk berkunjung ke blog saya dan membaca posting saya.
      Jika menurut saya, sepertinya bisa jadi bukan karena itu deh, biasanya mereka melakukan name check dulu untuk memastikan bahwa nama rekan mbak Tia benar-benar clear. Mereka sangat selektif dalam hal ini. Bahkan pejabat kita saja mereka tolak aplikasi visanya, apalagi kita rakyat biasa. Dan tidak ada yang bisa kita lakukan untuk mempercepatnya. Pengalaman murid saya, dia baru clear dan dapat visa setelah 6 bulan setelahnya. Yang bisa kita lakukan adalah menunggu dan rajin menanyakan status permohonan visa. Semoga visa rekan mbak Tia cepat keluar ya. Amin.

  20. Leo

    Selamat malam Pak Hari

    Perkenalkan saya leo.. saya mau menanyakan beberapa hal mengenai visa ke amerika serikat.. boleh saya minta emailnya Pak Hari?

    Terima kasih

  21. rifka

    Rifka
    hallo pak hari
    tanggal 1 agustus sy wawancara visa kerja di kedubes us. hasilnya saya di kasih kartu kuning,apakah nanti sy dpet visanya ga pak?n hrus nggu b rpa lama lgi krena jdwal kbrngkatan sy nanti tgl 13 oktb.trim’s sblumnya pak

    • Hai mbak Rifka, mengenai itu memang kita tidak bisa tahu detil kapan visanya keluar. Kalau memang prosesnya cepat maka seminggu sudah bisa keluar tapi kalau lama ya bisa 6 bulan bisa kurang bisa lebih. Aduh memang tidak enak rasanya menunggu visa sedangkan waktu keberangkatan mulai dekat. Sabar dan berdoa mbak Rifka.

      • rifka

        biasanya pasti itu yang dikasih krtu kuning bakalan dpet visa mas hari?dan agen sya jga ga bisa mastiin pak\

  22. bisa ya bisa tidak mbak rifka, bisa sebentar bisa lama. Susah untuk memprediksinya.

  23. dewid

    mas.. sekitar agustus kan saya mengajukan visa untuk menghadiri konferensi tapi ditolak. saya masih awam dan memang tidak membawa dokumen seperti referensi dari kantor, belum booking pesawat, hotel, dsb. dan hanya membawa acceptance letter dari panitia konferensi karena saya pikir sudah cukup.
    acaranya bulan Oktober. yang saya khawatirkan, kalo saya mencoba untuk apply lagi dalam waktu dekat ini dengan membawa surat referensi dari kantor, booking tiket pesawat & invitation letter dari panitianya, apakah akan memperbesar kemungkinan visa saya diterima? atau saya tidak diizinkan untuk apply kembali selama waktu yang ditentukan?

    thanks before mas.

    • Kemungkinan bisa disetujui atau tidak disetujui juga bisa. Dicoba saja mbak, ga perlu beli tiket dulu, bisa pake itinerary dari travel. Kalau bisa bawa jadwal konferensi plus minta surat undangan dari panitia konferensi. Bilang aja ke panitia untuk mengurus visa AS.

  24. ruli

    aku baru akan mengajukan permohonan untuk visa amerika, ini akan menjadi perjalanan pertama saya ke luar negri.
    Saya punya pacar yang tinggal di texas. Dia bekerja sebagai US Army. Dan dia mau menjadi sponsor saya, menanggung semua biaya perjalanan, dan biaya hidup selama saya di amerika. Kira-kira Visa saya bisa disetujui atau nggak ya, mengingat pacar saya bekerja di US goverment.

    Saya berencana untuk mengajukan permohonan visa dengan bantuan jasa travel agent, apakah itu bisa membantu kemungkinan besar saya bisa mendapatkan visa amerika ??

    • Setahu saya untuk visa AS tidak bisa dibantu travel deh mbak, karena mereka ingin orangnya datang sendiri. Lagipula sebagian besar kita sendirilah yang mengisi datanya di website secara online, kalau yang mengisi orang lain, terus ketika interview ditanyain tapi kita tidak tahu karena bukan yang mengisi waduh gimana tuh ya. Sepertinya bukan jaminan juga ya. Posisi kita sama di hadapan mereka. Bisa diterima bisa ditolak. Semoga berhasil ya mbak.

  25. gerry sutedja

    Mas hari….saya dan keluarga rencana mau jalan jalan ke usa….ini perjalanan pertama…sih…syarat syarat untuk mendapatkan visa..turis .apa aja ya?…apakah ada jasa yang bisa bantu..untuk pengurusan visa.?

  26. Farhan

    Mas, ceritanya inspiratif sekali. Saya mau tanya, untuk pembuatan visa ke amerika ini berapa lama ya sampai dikeluarkan embassy nya? Terus bukanya dari senin sampai jumat ya? Terima kasih mas :)

    • Jika lancar sekitar 4 hari pak. Buka senin-jumat, tapi bapak harus apply visa dan apply interview appointment via websitenya.

      • Farhan

        Saya deg degan mau ngurus visa ini, takut lama diurusnya. Oia satu lagi mas, saya tinggal di sumatera yg berarti saya harus ke jakarta untuk buat visa. Apakah ketika nanti visanya sudah selesai harus saya lagi yg ambil sendiri atau bisa diwakilkan? Mohon pencerahannya mas. Thanks in advance :)

  27. hadi

    Mas, saya mau buat visa Amerika apa saja syaratnya, saya udah punya Paspor. selain foto copy ktp, kk, foto apa lagi? dan berapa biayanya? trim’s Hadi

  28. Farhan

    Mas, terimakasih infonya. Mau tanya:

    1. Jika saya pergi utk menghadiri pertemuan mahasiswa kedokteran sedunia, setelah itu plg, apa itu visa B1 atau B1/B2?

    2. Saya lupa di form DS 160 itu ada ditanya negara yg pernah saya kunjungi sebelumnya. Setelah saya isi bbrp dan saya submit, saya baru ingat setelahnya ada satu negara yg lupa saya cantumkan, yaitu Saudi Arabia. Apa saya perlu melakukan pengisian aplikasi online ulang atau tdk? Kalau iya, apa tdk mslh sama yg sudah saya submit skrg ini?

    Mohon pencerahannya mas, terima masih bnyk :)

  29. putra

    assalamualaikum,
    sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas infonya mas. yang mau saya tanyakan,
    1. saya mentransfer dulu atau mengisi form dulu ya mas?
    2. bila ingin mengajukan visa B2 apakah ada batas waktunya? contohnya berapa bulan saya bisa tinggal disana paling lama.

    rencananya saya akan berwisata ke amerika bulan depan (bila masih diberi umur panjang)
    tolong forward ke email saya ya mas,
    saya ucapkan beribu terimalasih.

    semut05@gmail.com

  30. ivan

    mas,saya mau tanya kalau saya sudah 3 x gati pasport apakah saya harus membawanya pasport lama sy semua? sedangkan pasport yg pertama kali saya tidak ada karena visa kosong jadi di tahan sama imigrasi.mohon balasanya thx

  31. ivan

    masih sambungan dr ivan..yg di atas >>>misalkan sy bawa 2 passport lalu pas di kedutan kalau saya ditanya pasport yg pertamanya mana saya harus jawab apa ya?

  32. Tisa

    Aku mau buat visa turis mas, apa di form turis ada pengisian no. tiket pesawat juga?

  33. yudi

    Mas Hary, saya sedang nunggu konfirmasi juga..herannya kalau saya, pas pagi interview dapet kertas putih dan di bilang visa nya di setujui…eh siangnya di telpon orang kedubes kalau visanya belum di setujui dan sedang dalam inrenal review..artinya apa ya ? hanya bisa nunggu kah ?

    • Hai pak Yudi, maaf menunggu lama, setahu saya yah hanya menunggu sampai dikirim email kalau visa kita sudah jadi. Semoga cepat selesai ya pak. Terima kasih pak sudah berkunjung ke blog saya.

  34. Andi

    DV 2015 Program: Online registration for the DV 2015 Program will begin on Tuesday, October 1, 2013 at 12:00 noon, Eastern Daylight Time (EDT) (GMT-4), and conclude on Saturday, November 2, 2013 at 12:00 noon, Eastern Daylight Time (EDT) (GMT-4). Ingat bahwa undian ini sepenuhnya GRATIS. Pengisian undian secara online. Pengumuman pemenang secara online. Jika anda mendapat email bukan dari US Embassy atau lembaga resmi pemerintah Amerika, email tersebut perlu diragukan. Informasi lebih lengkap mengenai undian greencard http://travel.state.gov/visa/immigrants/types/types_1318.html
    Jika memerlukan bantuan pengisian, anda dapat mengirim email ke jit7jit7cafe@yahoo.com.

  35. Ruwanti

    Mas Hary, saya mau bikin visa B2 untuk mengunjungi teman disana, tapi biaya tiket ditanggung oleh teman saya. jadi surat pernyataan yang bagaimana yang hrs dbuat?
    mohon bantuannya:)

  36. vega

    halo kak , aku mau tanya kebetulan bulan depan aku ingin mengajukan visa wisata untuk ke US, tapi saya pergi bersama rombongan keluarga pacar saya ( papa, mama, pacar saya) , kira2 lebih baik saya urus visa bersama2 atau secara terpisah? dan biasanya kalo tidak satu kk , dalam wawancara itu dijadikan satu loket / tidak? terima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,776 other followers

%d bloggers like this: