Ketertinggalan di tengah jaman modern

Kemarin aku ngurus KTP milikku dan istriku di kelurahan Tugu, Depok. Aku pikir sudah ada kemajuan sejak 5 tahun yang lalu aku bikin KTP di tempat yang sama, memang ada perubahan tapi perubahan gedungnya yang lebih bagus, namun sistem pembuatan KTP masih sama seperti yang dulu. Coba dibayangkan Depok dengan Jakarta kan deketttt banget nempel doing kan di Jakarta. Jakarta sudah canggih eh Depok masih ketinggalan aja. Masak bikin KTP 10 hari lamanya, halooo, di jaman yang canggih, Pentium aja udah dual core, printer udah laser, windows udah vista, koneksi Internet udah dimana-mana, eh ini bikin KTP lama banget. Di Surabaya cuma 3 jam selesai bikin KTP pake kemajuan teknologi informasi, dan gak ngantri lama-lama lagi. Eh disini masih pake mesin ketik. Manual banget.

Kemana aja nih orang pemerintahan Depok? Kalo menurut pak RT, SDM pegawai kelurahannya cuma lulusan SD sehingga kalo di kasih komputer  jadi gaptek, udah gitu uda gak muda lagi, biasanya kalo udah tua, males untuk menerima hal-hal yang baru. Udah gitu pula, jutek pula nglayani warganya. Wah itu kalo di kantor swasta sudah dikomplain ama customernya. Mana mau orang balik ke sana.

Gak ada bagusnya kecuali gedungnya yang bagus, sisanya tetap sama lah. Dari dulu bikin KTP 10 hari dan bayar pula (katanya gratis sih). Gak ada bukti pembayaran yang ada cuma resi  tanda bukti memperpanjang KTP. Sistem antrian gak diatur dengan rapi, tidak ada prosedur pembuatan KTP yang resmi tercantum di kantor kelurahan, yang ada warga hanya nanya dan nanya. Semoga PNS sadar bahwa gaji mereka itu dibayar dari pajak bahkan dari utang ke luar negeri pula, sehingga mereka bakal kerja dengan profesional.

Semoga aja ada orang pemerintah Depok yang baca hal ini sehingga bisa lebih memajukan sistem pembuatan KTP, bukan lagi pake mesin ketik, buang-buang waktu, tenaga dan lebih efisien kan dalam melayani warganya yang sudah bayar pajak mahal-mahal.

Ngantreee

Ngantreee

Advertisements
Categories: Uncategorized | Tags: , , , | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Ketertinggalan di tengah jaman modern

  1. fredy

    sharing donk mas prosedur pembuatan KTP n KK nya,krn sptnya kita satu kelurahan nih n saya lg dipersulit sptnya.

    • Gampang kok mas, tinggal ke Pak RT nya minta surat pengantar terus ngisi form pembuatan KTP yang ada di RT, lalu ke RW dan Kelurahan kok. Peraturan nya baru jadi agak ribet.

  2. fikri

    good. Biar pemkot tahu bahwa yang menjadi korban adalah rakyat. sudah ngantree, jadinya lama, di jutekin juga.

  3. Nungz

    bener, repot banget ngurus KTP & KK. Apalagi saya pindahan dari Bekasi. Masa harus buat SKCK segala, terus akte kelahiran (kayak mau masuk sekolah!). Tapi udah terlanjur dibuat pengantar dari Bekasi, mau nggak mau harus ngurus, cape dehh……

  4. romi

    Kalau surat-suratnya lengkap, kayanya ga gitu deh Mas, btw aku di limo,… bilang aja siapa petugasnya yang waktu itu ngelayananin mas, kalau sampai mempersulit setelah syaratnya lengkap kayak KK dan bukti pindahnya ada, bisa di proses itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: