Catatan Superhari: Hari pertama, perjalanan dan entry AS

Aku berangkat jam 13.05 siang diantar oleh istri dan kakakku, sampai di bandara Soetta jam 15.00 kemudian kakak langsung pulang, aku dan istriku makan siang dahulu di Hokben Terminal 2 Soetta. Disana aku mendapati banyak rombongan haji ONH Plus yang ngantri di pintu masuk terminal baik yang mau pergi haji dan yang mengantar membuat suasana airport internasional itu seperti terminal bis tapi ya gak papalah kan naik haji kan. Kemudian jam 16.00 aku baru masuk ke dalam terminal 2. Di counter Emirates Air aku cek in dan Alhamdulillah berkah musim haji, kata petugasnya aku dikasih Kelas Bisnis wowwww karena kelas ekonominya penuh dengan rombongan haji. Betapa beruntungnya aku ya Allah. Baru kali ini seumur-umur aku naik pesawat di kelas bisnis, selama ini ekonomi melulu. Hanya kelas bisnis biasa dihuni oleh para petinggi-petinggi.

Setelah cek in aku langsung ke loket pengurusan bebas fiskal, seperti biasa jangan lupa siapkan fotokopi selembar NPWP anda disini, kalo tidak mahal fotokopinya Rp 2000 selembar di terminal 2 kedatangan di bawah dan jauh lagi. Setelah 2 menit mengurus bebas fiscal maka aku masuk ke antrian imigrasi untuk dilihat apakah masuk ke daftar cekal atau tidak. Banyak sekali yang antri terutama rombongan hajinya. Yah sabar deh satu satu maju ke loket imigrasi untuk dicek. Setelah 30 menit menunggu akhirnya aku maju ke loket dan lolos cekal (emang aku ada salah apa?).

Setelah itu aku langsung menuju ke pintu D-1, di lorong aku melihat banyak orang yang sedang menonton siaran langsung upacara penyambutan Barack Obama di istana Negara.

Sampai di depan pintu D-1 ada pemeriksaan lagi, barang-barang diperiksa dan semua yang berhubungan dengan cairan dilarang masuk, mulai dari air mineral, cologne, apapun lah yang bentuknya cairan. Jadi aku habiskan airku di sini.

Masuk ke ruang tunggu disana antri untuk pemeriksaan boarding pass, ternyata di dalam sana sudah banyak calon jemaah haji yang menunggu bahkan ada yang duduk di lantai, sudah jelas tak cukup kursi duduk yang tersedia disana, bahkan aku terpaksa duduk lesehan.

Setengah jam kemudian para penumpang dipersilahkan untuk naik pesawat, semua harus antri namun rombongan calon jemaah haji ini ada yang kurang terttib ya jadinya saling dorong dan kesannya tidak mau antri, mungkin aku satu-satunya penumpang Emirates EK357 ini yang bukan calon jamaah haji, aku serasa menjadi calon jamaah haji. Aku bercanda dengan petugas hajinya bahwa dalam waktu dekat ini bakal naik haji dan diaminkan oleh petugas tersebut Amin. Hahahahaha. (Catatan: Alhamdulillah tahun 2012, 2 tahun setelah doa ini, aku dan istri dapat menjalankan ibadah umrah ke tanah suci.)

Masuklah aku di kelas Bisnis dan disambut oleh Flight Attendant yang cantik lalu aku dipersilahkan untuk duduk di B-2. Wow dekat dengan pilot, dan senangnya  ketika aku tahu betapa leganya tempat dudukku, betapa nyamannya dibandingkan kelas ekonomi.

Begitu duduk aku sudah dimanja dengan tawaran jus buah mmmmm. Tak lama lagi tawaran koran berbahasa arab atau inggris, yah aku ambil yang bahasa ingrgris saja lah. Eh belum selesai keluar tawaran handuk hangat wahhh enak buanget.

Sambil menulis ini, pesawat bergerak ke taxiway pada jam 18.16 WIB, dan pesawat mulai melaju meninggalkan landasan pada pukul 18.28. Badanku seolah tertarik ke belakang ketika pesawat mulai ngebut. Dalam waktu 2 menit saja pesawat sudah mengudara meninggalkan tanah tangerang dan Superhari is in aboard. Hehehehe.

Di layar televisi tampak detil perjalanan pesawat yang akan menempuh jarak 6548 km dengan kecepatan 566 km / jam dan masih bertambah naik baik kecepatan maupun ketinggian. Butuh waktu 8 jam untuk mencapai Dubai.

Saatnya mencoba fasilitas kelas bisnis, yaitu fasilitas entertainmentnya, kucoba memilih film dan ternyata banyak film-film yang baru, antara lain Salt, Inception, The Sorcerer’s Apprentice, dan lain-lainnya. Aku pilih Inception yang dibintangi Leonardo di Caprio. Lebih enak nontonnya sambil nyender maka aku setting tempat dudukku, nyaman sekali. Aku lihat di control panel pengatur kursi ada istilah Lumbar, lah baru saja aku ngajarin istilah Lumbar ke anak-anak. Ternyata berguna juga loh belajar nama-nama tulang. Hahahaha.

IMG_5951

Dari peta perjalanan di layar, pesawat akan melewati wilayah udara Batam, Singapura, Kuala Lumpur, Laut Andaman, Teluk Bengal, Hyderabad, dan akhirnya di Dubai. Jam 20.00 aku dibangunkan untuk makan malam, rupanya aku tertidur ketika menonton film. Aku disodori menu, aku bingung, maklumlah biasa kelas ekonomi. Disana ada canapés (makanan kecil) yang aku pilih adalah kacang arab karena gurih, kemudian setelah itu disajikan appetizer (hidangan pembuka) dan aku pilih seafood, kemudian datanglah salad pasta udang dan dessert (makanan penutup) adalah keju berbagai pilihan. Hmmm ada yang enak ada yang tengik (karena memang begitu rasanya).

IMG_5964

Pilihan Menu di Kelas Bisnis

Makanan Pembuka

Makanan Pembuka

IMG_5985

Makanan Utama di Kelas Bisnis

IMG_5998

Keju-keju yang aku coba makan. Beda rasanya.

Saat membagikan dessert ada turbulensi udara sehingga pesawat terguncang, mengikuti perintah dari Captain maka Flight Attendant dengan sigap dan cekatan langsung membereskan kontainer makanan dan segera duduk. Sepuluh menit kemudian ada perintah untuk melanjutkan layanannya. Wow sigap sekali ya. Kemudian setelah selesai aku sholat Isya dan tidur. Eat Pray Sleep zzzz.

Oke singkat cerita, pesawat akhirnya mendarat di Dubai jam 23.15 waktu setempat. Aku keluar dari pesawat dan segera menuju ke Gate 201 dengan tujuan New York. Capek sih karena ngantuk.Eh sudah begitu masih dilakukan pemeriksaan ketat. Sabuk, sepatu, jaket harus copot dan dimasukka ke dalam mesin scan. Setelah lolos aku masuk ke Duty Free-nya Airport, hahahaha disini aku hanya bisa melihat-lihat saja karena harganya mahal-mahal.

IMG_6002

Sampai di depan Gate 201 aku berusaha tidur tapi tak bisa meski kursinya nyaman untuk dibuat tidur, banyak orang yang tidur di kursi itu.

IMG_6007

Jam 1.00 malam waktu setempat Gate 201 dibuka dan aku check in dan dilakukan pemeriksaan lagi. Passport, visa, boarding pass dan penggeledahan tas. Lalu sambil mencharge baterai HP aku menunggu ijin masuk pesawat. Tak lama aku masuk ke pesawat, kali ini kelas Ekonomi dan duduk pualing belakang no bangku 48J, hiks hiks hiks.

Alhamdulillah meski kelas ekonomi, tapi ternyata kursi sebelahku kosong jadi aku masih bisa tidur dengan nyaman. Setelah pesawat take off acara makan-makan dimulai lagi. Alhamdulillah menunya halal semua karena Emirates, kecuali minuman untuk orang barat ada wine, bir, dan semacamnya lah. Kalo aku cukup air putih atau jus apel. Kelihatan sepintas makan lagi makan lagi, tapi tahukah anda jika di pesawat itu dingin dan perut ini lapar terus karena energinya dipake untuk menghangatkan badan, jika tidak makan malah akan bikin tubuh sakit karena keroncongan dan akhirnya masuk angin deh. Jadi makan ya.

IMG_6014

Pesawat terus mengudara menuju ke arah barat dan utara, aku sekarang tahu jika pesawatnya tidak melintasi afrika tapi malah melintasi iran, turki utara, rusia barat, swedia, norwegia (kalau dipikir-pikir, perjalanan ini benar-benar mengelilingi dunia, jadi aku keliling dunia dong, kayaknya harus diubah nih vision boardnya dari keliling dunia menjadi mengunjungi banyak negara, amin). Ini dilihat dari peta GPS di layar TV depan aku. Mungkin karena jika menarik langsung garis lurus dari Dubai ke New York terlihat dekat tapi bukankah bumi ini melebar di bagian khatulistiwanya, jadi diambil rute terdekat yaitu melewati lintang utara.

IMG_6026

Setelah 14 jam yang menjemukan, tidur lelap tak bisa, mau begadang ngantuk, mau nonton film males, akhirnya Alhamdulillah aku tiba di ruang udara Amerika. Pesawat bersiap mendarat di Bandara Internasional John F. Kennedy di New York.

IMG_6031

Dan hup diiringi dengan guncangan kecil pada pesawat akhirnya aku mendarat di tanah Amerika kota New York. Kalo aku bawa bendera Al Izhar pengen rasanya aku menancapkan bendera itu ke tanah Amerika. Mungkinkah aku yang pertama ditugaskan Al Izhar ke Amerika Serikat?

Aku keluar pesawat jam 7.15 pagi dan langsung menuju ke Loket Imigrasi. Antrian panjang terjadi disini yah harus sabar. Udara dingin sedikit menyengat tapi tidak sampai memaksaku untuk memakai mantel panjang. Ciri khas orang Amerika nampak disini yaitu obesitas (kalo aku cuma agak gendut ajah),  terius nih, menurut Discovery Channel, 1 dari 10 orang Amerika itu obesitas, betul juga banyak banget yang badannya yang super jumbo, mau aku foto ntar bikin masalah buat sendiri lagi gak usahlah cukup cerita aja. Soalnya yang gede itu petugas US Homeland Security dan US Customs. Hehehehe.

Setelah antri, bagianku tiba untuk maju ke loket Imigrasi, aku santai saja karena aku diceritain oleh kakakku yang 2 kali ke AS dan temanku, pak Ano dari Labschool bahwa kita, terutama yang cowok dan dari negara muslim, akan diinterogasi lama. Bahkan pak Ano sempat ketinggalan pesawat ke Pittsburgh karena interogasi yang lama.

Alhamdulillah ternyata gak lama di loket Imigrasi, cuma diminta nunjukin passport, visa, terus ditanyai mau ngapain terus kerja apa, aku bilang aku guru terus dijawab “very good”, apaan yang “very good” jadi bingung sendiri, terus dimintas scan 4 jari kanan dan foto di tempat dengan lepas kacamataku. Udah deh dikasih stempel passportku. Lalu aku ke bagian Bagage Claim untuk ambil tasku. Aku kira bakal ada prosedur pemeriksaan atau acara penggeledahan tas lagi dengan anjing-anjing terlatih, that’s it, aku melenggang keluar dari terminal 4.

Ilustrasi dari csmonitor.com

Ilustrasi dari csmonitor.com

Aku menuju ke loket Delta Airline, perusahaan penerbangan yang akan membawaku ke Pittsburgh. Kemudian aku ditanya bawa berapa tas, aku bilang 2 tas yang satu aku mau taruh di bagasi pesawat dan yang satu aku bawa ke kabin. Eh petugasnya nyuruh aku bayar USD 35, whattttt? Gak ada di budget ku, wah kurang lagi nih duitku kan mau ngirit nih. Ya apa boleh di kata, sekalian deh nuker uang receh pecahan 1 dollar buat naik bis di Pittsburgh biar ngirit maklum uangnya terbatas, tahu deh semua pada minta oleh-oleh, padahal ini aja perjuangan hidup dan mati ngirit, antara gak bisa makan dengan bisa makan nih. I am affraid I cannot afford that. I am sorry guys.

Check in pesawat udah tinggal nunggu di ruang tunggu. Pesawat ke Pittsburgh berangkat jam 1 siang, boarding jam 12 lewat 15 siang. Ternyata bandara JFK itu ada terminal 1,2,3 dan 4. Aku nanya-nanya dimana terminal 2 lalu aku dikasih tahu pake kereta listrik untuk ke terminal 2. Alhamdulillah gratiss. Kereta datang tiap 5 menit sekali, mengantar penumpang antar terminal.

IMG_6041

Lalu setelah itu turun ke bawah kemudian jalan mengikuti petunjuk ke Terminal 2. Hati-hati karena bulan November dingin tapi gak ngaruh buat aku, berlemak. Setelah menyeberang maka terlihat gedung terminal 2.

IMG_6059

Disana ada booth check in tapi kalo sudah check in dan setor barang bagasi di terminal pas kita mendarat di terminal 4 tadi yah ga usah check in lagi. Barang juga sudah diurusin ama maskapainya. Langsung masuk aja, tunjukin Boarding Pass yang baru dikasih ama petugas di loket transit tadi. Kalo diminta passport ya dikasih terus lewat pemeriksaan semua dilepas seperti jaket, topi, sabuk, dan sepatu, tas dimasukkan ke scanner. Aku ga bisa foto karena gak mau cari masalah dengan petugas Homeland Security nya. Males.

Setelah masuk, aku kelaparan, nyari-nyari restoran fast food yang murah meriah ya dapetnya WENDYS ya aku beli aja classic cheese sandwich ama minum. Di display makanan ditampilan jumlah kalori yang dikandung makanan tersebut wah hebat ya karena berkaitan dengan program diet kali yah. Kalo aku sehari membutuhkan sekitar 2800-3500 kalori.

Ya sudahlah, kelaparan nih, belum sarapan. Kemudian setelahnya aku duduk di ruang tunggu sambil mencharge baterai kamera dan laptop. Namun apa yang terjadi saudara-saudara. Colokannya listriknya yang gepeng. Jreng jreng eng ing eng (??????). Kalo charger baterai hp untungnya gepeng jadi masih bisa, lah charger laptop sekolah yang kaki tiga. Bawa converter tapi gak cocok, terpaksa beli di bandara kena USD 20 deh hanya untuk sebuah colokan multifungsi. Untung ada internet gratis bisa menemani aku selama menunggu. Kalo mau yang gratis pilih ISP nya T-mobile lalu pilih menu visitor/passenger tapi sinyalnya lemah. Tapi lumayan lah mengisi waktu senggang. Kondisi airport yang lokal ini seperti terminal bis, disisi lain rapi tapi disisi lain kotor. Kalo aku boleh nilai bandara JFK ini ya dapet B- lah.

Akhirnya jam 12.15, para penumpang dipanggil masuk pesawat. Ternyata bener yang diomongin muridku Rama, bahwa pesawatnya mungil banget (baca: sempit). Satu pesawat muat 60 penumpang. Toilet cuma satu dan gak ada airnya. Gak dapet makan cuma kacang kemasan dan cola. Hahahaha. Angkot neh.Ya udahlah daripada gak nyampe. Sikat aja gan. Ada yang unik disini, Flight Attendantnya cowok dan berkacamata, baru kali ini lihat FA pake kacamata. Tapi dia ruamah banget dan sopan.

IMG_6072

Setengah jam menunggu akhirnya pesawat berangkat, mesin jet yang menempel di bodi pesawat dan pas ada dibelakangku (karena aku dapat duduk paling belakang) membuat suara jadi berisik. Aku lihat dari atas kota New York wow gak ada hijau-hijaunya. Gedung melulu. Kalau ada hijaunya pun itu Central Park, taman kota New York.

IMG_6084

Kurang lebih satu jam 15 menit pesawat mendekati bandara Pittsburgh, aku lihat bandaranya dari atas.

IMG_6087

Kemudian tak lama pesawat berbelok ke arah taxi way dan menurunkan flapsnya tanda kalau akan landing. Lalu penumpang turun satu persatu, harus antri karena sempit pesawatnya, ada seorang bapak yang gede buanget badannya sampai dia bayar 2 kursi. Ya ampun, saking kecilnya pesawat atau saking gedenya itu bapak ya? Semoga aku gak jadi kayak itu ah. Ngeri dan mahal di ongkos. Hehehehe.

Inilah penumpang yang ditunggu-tungu. Hadirin sambutlah….

IMG_6098

Kemudian aku langsung menuju ke Bagage Claim untuk mengambil tasku. Lagi-lagi aku naik airport train untuk menuju ke Bagage Claim. Kemudian turun satu lantai, ikuti petunjuknya, dan akhirnya kudapatkan tasku.

Selanjutnya apalagi, mencari bis 28X yang akan mengantarku ke Holiday Inn Oakland. Kucari-cari, akhirnya kudapatkan checkpointnya. Ada di dekat pintu nomor 8. Setiap setengah jam sekali si bus dengan nomor 28X ini muncul di point ini. Sayang aku tak punya pecahan USD 2,75, aku hanya punya 3 lembar USD 1. Jadi mesin penghisap dollarnya secara otomatis akan menarik uang yang masuk tanpa memberi kembalian, jadi kalau yang dikasih USD 5 yah selamat tinggal kembalian USD 2. Ada juga penumpang yang bayar pas tapi ada juga yang seperti aku. Bayarnya ada di dekat sopir, jadi tinggal masukkan uang ke mesin penghisap dollar, kalo aku bilangnya, sambil meminta tolong kita diberhentikan di jalan dekat Holiday Inn di Oakland, supir bis nya tahu dan dia akan memberitahu kita, cukup ramah kok supirnya (atau gara-gara aku ngasih USD 3 kali ya hahaha).

Jangan duduk di kursi di bawah ini, itu untuk special need people. Butuh setengah jam untuk turun ke perbehentian dekat Holiday Inn karena bis nya berputar-putar. Kemudian aku diturunkan di pertigaan jalan Lytton dan ikuti arah di peta ini. Stop di situ kemudian jalan kurang lebih 5-10 menit dan sampailah di Holiday Inn.

Sampai disana aku check in dan aku langsung ke kamar, mandi (sesuatu yang aku dambakan karena 36 jam aku belum mandi) dan paling utama adalah tidur. Kemudian harusnya aku mengikuti acara Penyambutan Peserta Konferensi pada pukul 7, tapi karena nguantuk berat aku baru bangun jam 8. Akhirnya aku ke restaurant di Lobby dan diminta oleh Laura yang berhalangan hadir untuk bertemu dengan Marry Joe (MJ) dan Clara dari panitia. Aku diberi kupon minum (beer/wine/soda). Setelah ngobrol panjang kali lebar dengan Clara maka aku menuju ke bartender dan aku meminta soda saja, lalu aku mengambil makanan yang telah disediakan panitia, entah apa nama makanannya dan bagaimana rasanya, yang penting terisi dulu. Setelah itu aku kembali ke kamar dan istirahat. Agenda hari berikutnya adalah registrasi peserta di sore hari, jadi paginya aku masih bisa ke Carnegie Science Center dan Carnegie Natural History Museum.

Alhamdulillha ya Allah atas segala kebaikanMu dan perlindunganMu, hambaMu ini bisa selamat di tujuan dan mendapatkan yang terbaik untuk diri hamba dan tempat hamba bekerja. Laporan hari pertama selesai.  Eat sudah, Pray sudah, tinggal Sleep. Jadilah Eat Pray Sleep :). Bye.

-Pittsburgh, 11 November 2010, jam 00:13 waktu setempat.

Categories: Jalan-Jalan, Keliling Dunia, Sekolah | Tags: , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Catatan Superhari: Hari pertama, perjalanan dan entry AS

  1. wah Pak Hari asik juga nih perjalanannya..
    semoga sukses pak perjalanannya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: