Catatan Superhari: Hari kedua, Carnegie Science Center dan Resepsi Konferensi

Ngantuk, itulah yang kurasakan pada hari kedua. Inginnya hibernasi sebentar tapi sayang jika waktu luang ini tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya toh apalagi pembukaan Fine International Conference on Gigapixel Imaging for Science masih nanti malam jam 7 maka aku berinisiatif dan memutuskan untuk menyambangi PP Iptek TMII-nya Pittsburgh yaitu Carnegie Science Center. Aku sengaja berinisiatif menyempatkan kesana untuk mencari inspirasi kegiatan sains yang bisa dikembangkan di Al Izhar tempatku bekerja, yah meskipun mantan koordinator sains SMA tapi aku tetap guru sains guru Biologi yah bolehlah melihat-lihat dan sedikit nyontek untuk Al Izhar. Kendalaku satu saja yaitu lokasinya jauh dari hotel jika jalan kaki bisa 2 jam, wah patah kaki tuh.

Jalan satu-satunya adalah naik transportasi umum yaitu bis. Setelah aku browsing di website PortAuthority.org website bis di Pittsburgh akhirnya aku menemukan rute dan nomor bis yang akan kunaiki. Setelah sarapan dengan Pop Mie (lagi) kemudian aku langsung pergi dari hotel Holiday Inn Oakland menuju Bus Stop di Tennyson St. untuk mencegat bis.

Udara pagi yang dingin dengan cahaya matahari yang mengenai kulit dengan lembut, jalanan masih lenggang, dengan gedung yang berarsitektur kuno, sebuah pemandangan yang sangat jarang kudapatkan di Jakarta.

Setelah dua puluh menit menunggu, akhirnya datanglah bis yang kutunggu. Aku menaiki bis nomor 61B dan aku bilang ke supir bisnya kalau aku mau turun di persimpangan 5th Avenue dan Wood St. Sepuluh menit kemudian aku turun di tempat yang telah aku minta diturunkan dan aku berjalan menuju ke jalan Liberty Ave dan 7th Avenue .

Di depan Clark Building, aku mencegat bis nomor 14.  Tidak lama menunggu datanglah bis nomor 14 itu dan aku minta tolong kepada supir bis untuk menurunkan aku di Allegheny St. Hohoho si ibu supir hampir lupa untuk menurunkanku di Bus Stop dekat Carnegie Science Center. Ake berterima kasih kepada si ibu supir dan memberikan uang $ 2 ke mesin penghisap dollar yang ada di bis.

Menyusuri Allegheny St. disana berdiri sebuah stadion footbal (rugby) Heinz Field sebuah markas dari Pittsburgh Steeler dan letaknya di depan Carnegie Science Center. Meskipun seorang diri, aku harus mencari tempat agak tinggi dan datar agar bisa menopang kamera, dan setelah diatur self timernya maka ta da foto selesai diambil.

Kemudian aku masuk ke dalam gedung dan membeli tiket masuk (general admission) sebesar USD 17,95. Sungguh beruntung sekali aku, ternyata hari ini adalah hari libur menghargai jasa veteran perang istilahnya Veteran Day, pantesan jalanan kok lenggang tadi ya. Pas banget dengan aku yang kuliah di UPN Veteran (agak gak nyambung hehehe). Nah di hari libur ini ada kegiatan Science Fair dimana para penyajinya adalah perusahaan-perusahaan besar dan universitas terkemuka di Pennsylvania. Mereka, istilahnya, berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi kepada siswa-siswa sekolah mulai dari TK sampai dengan SMA, jadi banyak ABG-ABG disana. Situasinya sama seperti Science Fair di Al Izhar bedanya disana alat-alatnya canggih-canggih dan berkomunikasi dengan bahasa Inggris, tapi ada juga yang sederhana namun belum terpikirkan untuk dicoba seperti presentasi mengenai nuklir, apa dan bagaimana mengatasi packingnya, dll.

Okelah langsung foto-fotonya ya. Ini diambil dari lantai satu. Carnegie Science Center memiliki 4 lantai. Gambar dibawah ini semua yang ada di lantai pertama.

Menjelaskan Asam Basa (Kimia, seperti yang biasa pak Adil lakukan)

Difraksi Cahaya (Fisika)

Demo laser di kabel optik (Fisika)

Bakteri E. coli yang sudah di beri marker fluoresens (Bioteknolog Terapan)

Teknologi rehabilitasi kerusakan tulang belakang (Medis Terapan)

Sendi artifisial dari baja (Medis Terapan)

Demo membuat lipstik (kimia)

Bahan-bahan untuk demo membuat Lipstik

Kaca pesawat F-18 tahan pecah

Robot buatan CMU (ekpresi marah)

Robot buatan CMU (ekspresi senang)

Robot buatan CMU (ekspresi sedih)

Sensor Robot CMU

Selain robot itu, tim robot dari CMU (Carnegie Mellon University) membuat juga robot yang dapat digunakan di dunia industri.

Robot Rosie

Robot Rosie menyusun balok tanpa jatuh

Robot Rosie akan main gitar

FedEX mempamerkan alat scanner barcode mereka

Mikroskop Binokuler dengan mode UV on (USD 15.000)

Mikroskop Binokuler dengan mode Light on (USD 15.000)

Tampak cacing nematoda di layar komputer dengan live

Lomba membuat konstruksi paling tinggi dengan sedotan

Virtua Reality 3D

Air Tunnel

Heat sensor

Kondukter listrik alami

Kemudian aku berada di lantai dua gedung ini untuk melihat robot-robot yang dipamerkan.

Robot Starwars dan aku

Me and Robot

Air Canon

Solar Racers

a dead human brain

It's heavy you know

Kidney with tumor

Cacing pita (tape worm) di usus manusia

Okeh sekarang aku bergerak menuju ke lantai satu lagi untuk keluar dari gedung karena aku mau masuk ke dalam tubuh kapal selam USS. Requin (SS 481) yang ada di sungai belakang Carnegie Science Center. Gratis pula.

Setelah puas berjalan kesana kemari maka aku kembali ke dalam untuk menyaksikan film iMAX yang berjudul Hubble. Film ini menceritakan mengenai Nebula, awal pembuatan Hubble dan perbaikan Hubble di luar angkasa. Aku rasa teater ini merupakan miniatur dari Teater Keong Mas di Taman Mini Indonesia Indah, disini lebih kecil sedangkan keong mas sangatlah besar. Teater iMAX membuat penonton seperti ikut dalam alur ceritanya karena layarnya besar sekali.

Okeh selesainya aku memutuskan untuk kembali ke hotel karena sudah jam 15.10, aku harus beristirahat dan mempersiapkan diri untuk acara berikutnya yaitu pembukaan acara Fine International Conference on Gigapixel Imaging for Science pada jam 19.00.

Seperti biasa aku menggunakan bis umum, aku lupa, aku mencari informasi sebanyak-banyaknya bagaimana menuju ke Carnegie Science Center tapi aku lupa mencari informasi bagaimana bisa kembali ke hotel, konyol dan bodoh. Aku bertanya di bagian loket pendaftaran Carnegie Science Center. Mereka mengatakan bahwa aku harus mengambil bis dengan jurusan ke pusat kota yaitu no 14 atau 18 kemudian lanjut dengan 71A. Alhamdulillah meski salah bis di akhir tapi syukur Alhamdulillah sekali lagi aku bisa menemukan tempat tinggalku. Sebuah pengalaman yang mendebarkan, karena kalau nyasar ya apes deh.

Sesampainya di hotel aku sejenak merebahkan diri dan tertidur. Pada pukul 18.30 aku bangun dan segera menuju ke Carnegie Museum of Natural History yang letaknya 1 blok dari hotel. Lalu lintas masih ramai dan aku terhenti karena menunggu lampu lalu lintas merah dan memberi sinyal padaku untuk berjalan. Ada seorang gadis bertanya padaku apakah bangunan di depan itu adalah kampus Universitas Pittsburgh, aku menjawabnya ya, aku menduga gadis ini akan menghadiri acara yang sama denganku, aku beranikan diri untuk bertanya mau kemana dia dan ternyata aku benar. Dia adalah Marry Gorreta, seorang marketing dari GigaPan Systems, institusi yang menangani penjualan GigaPan di seluruh dunia. Dia berasal dari Portland.  Aku bercerita bahwa sekolah Al Izhar akan membeli GigaPan Epic 100 untuk kepentingan GigaPan Dialogue. Yah karena jaraknya dekat maka pembicaraan kami berakhir karena kami telah sampai dan menemukan meja pendaftaran.

Acara dibuka oleh Dekan Sekolah Ilmu Komputer di Carnegie Mellon University dan dilanjutkan pidato dari Mark Bauman, Executive Vice President TV & Film di National Geographic Society. Dia bercerita pentingnya teknologi GigaPan dalam penelitian arkeologi, kelautan, dan pembuatan film National Geographic.

Setelah itu acara dilanjutkan dengan pameran foto GigaPan pilihan dari fotografer profesional seluruh dunia. Mantap semua gambarnya dan unik. Lalu saatnya santap kecil, lumayan aku kan belum makan malam jadi kebetulan sekali. Sambil menikmati makanan ringan sesekali aku ngobrol dengan beberapa peserta. Aku jadi malu nih, aku menyapa seseorang yang aku pikir mahasiswa ternyata dia adalah seorang professor, whatttt, masih muda buanget udah jadi profesor di bidang tumbuhan berbunga dengan spesialis tumbuhan kuno. Hiahhhh, dia ini seorang gadis keturunan Sri Lanka, dia lahir di Sri Lanka tapi keluarganya imigrasi ke Amerika Serikat, dia bilang susah untuk mengurus ijin tinggal tapi sekali dapat langsung bisa menjadi warga negara Amerika Serikat, aku jadi malu dan langsung minta maaf ke dia. Dia bilang tidak aku saja yang bilang begitu jadi dia maklum. Profesor muda loh, sopan, cerdas, rendah hati, kok beda ya ama profesor di negara yang aku kenal selama ini. Dia menjelaskan banyak hal mengenai bidangnya, yah kalah level ilmunya. Hihihihi.

Malam makin larut, tapi para peserta masih asyik ngobrol, ya sudahlah aku kembali ke hotel saja. Dan tulisan ini ada karena aku kembali lebih awal daripada yang lain. Nah sekarang aku harus istirahat karena konferensi akan dimulai jam 8 pagi di Carnigie Mellon University, wow just can’t wait for that.

-Pittsburgh, 12 November 2010, jam 2:53 waktu setempat.

Advertisements
Categories: Curhat, Hari ini aku belajar..., Jalan-Jalan, Keliling Dunia | Tags: , , , , , | 1 Comment

Post navigation

One thought on “Catatan Superhari: Hari kedua, Carnegie Science Center dan Resepsi Konferensi

  1. Lia

    Seru juga ya Har… pasti banyak manfaatnya… antara lain berat badan pasti turun karena banyak jalan dan sedikit makan…hahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: