Abad banjir informasi

Abad, menurut kamus besar bahasa Indonesia online, adalah (1) masa seratus tahun: bangunan itu diperkirakan dapat bertahan satu –; (2) jangka waktu yg lamanya seratus tahun: — ke-20 mulai pd tahun 1901 sampai tahun 2000; (3) zaman (yg lamanya tidak tentu); (4) masa yg kekal, tidak berkesudahan.

Banjir, menurut kamus besar bahasa Indonesia online, adalah [v] berair banyak dan deras, kadang-kadang meluap (tt kali dsb): krn hujan turun terus-menerus, sungai itu –; (2) n air yg banyak dan mengalir deras; air bah: pd musim hujan, daerah itu sering dilanda –; (3) n Geo peristiwa terbenamnya daratan (yg biasanya kering) krn volume air yg meningkat; (4) v ki datang (ada) banyak sekali: menjelang Lebaran di pasar — petasan

Informasi, menurut kamus besar bahasa Indonesia online, adalah [n] (1) penerangan; (2) pemberitahuan; kabar atau berita tt sesuatu; (3) Ling keseluruhan makna yg menunjang amanat yg terlihat dl bagian-bagian amanat itu.

Jadi abad banjir informasi artinya adalah satu zaman yang banyak sekali berita tentang sesuatu (apapun itu).

Menurut Komar (2008), akhir  abad  20  dan  awal  abad  21  disebut  sebagai  “Abad  Informasi”  karena siapa  yang  menguasai  informasi (pengetahuan)  sebanyak-banyaknya  dan  mampu menggunakannya secara optimal maka ia yang akan memenangkan persaingan global.

Hal yang hampir persis diungkapkan oleh Matthew Lesko, seorang penulis dan kolumnis di New York Times, ia mengatakan “Information is the currency of today’s world. Those who control information are the most powerful people on the planet – and the ones with the most bulging bank accounts”.

Mantan Presiden Amerika Serikat, Ronald Reagen, mengatakan “Information is the oxygen of the modern age. It seeps through the walls topped by barbed wire, it wafts across the electrified borders.”

Begitu dahsyatnya kekuatan yang dimiliki oleh informasi. Informasi dapat berguna dan sekaligus berbahaya. Berguna apabila informasi tersebut akurat dan jatuh ke tangan yang tepat. Seperti halnya informasi yang biasa kita terima via media massa, atau pengumuman tentang jadwal pelajaran. Namun informasi dapat menjadi merugikan apabila informasi tersebut dimanipulasi, menjebak, menipu, dan menyerang orang lain. Memang dilihat dari sudut pandang mana kita melihatnya, bagi satu sisi informasi dari wikileaks sangat merugikan pemerintahan tertentu, namun di sisi lain informasi tersebut berguna bagi pihak tertentu. Jadi tergantung siapa yang menggunakan dan untuk maksud apa.

Salah satu naluri manusia adalah menyebarkan informasi yang di dapat, namun tidak semua informasi yang disebarkan itu berguna bagi orang lain.  Coba kita periksa di inbox e-mail kita, berapa banyak milis yang menyebarkan informasi yang tidak berguna seperti hoax. Sampai ada aturan dalam milis yang hanya diperbolehkan mengirim informasi yang berkaitan dengan tema milis. Coba kita periksa BBM kita, banyak sekali informasi yang tidak berguna berupa hoax dan semacamnya di grup sampai memaksa kita meninggalkan grup tersebut. Tentunya harus ada etika dalam melakukan pertukaran informasi tersebut. Bahkan ada undang-undangnya bukan?

Banjir informasi ini mau tak mau akan memaksa kita untuk bertahan hidup sebagaimana banjir air yang sebenarnya. Jika banjir air kita setidaknya harus pandai berenang agar tidak tenggelam, maka untuk banjir informasi, ketrampilan dasar yang harus kita miliki adalah menyaring informasi yang masuk. Mana informasi yang berguna dan mana informasi yang sampah yang harus kita buang. Adapun ketrampilan berikutnya adalah mengolah informasi tersebut menjadi sebuah keuntungan bagi kita bukan yang akan menjadi kerugian bagi kita.

Sumber bacaan:

“Banjir Nabi Nuh pada Abad ke-21 dan Tantangannya bagi Dunia Pendidikan”

Advertisements
Categories: Curhat | 3 Comments

Post navigation

3 thoughts on “Abad banjir informasi

  1. Pingback: Guru, berubah yuk! « Hari Prasetyo’s Blog

  2. Pingback: Guru, berubah yuk! | Komunitas Penulis Perubahan

  3. Pingback: Guru, berubah yuk! | Komunitas Penulis Perubahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: