Bersihkan Sampahmu…!

Bagi masyarakat perkotaan, siapa sih yang tak pernah makan di restoran fast food. Sebagian besar pernah makan disana. Nah jika anda cermati, berapa banyak sih pengunjung yang setelah selesai makan mau membereskan “kerusuhannya” di meja makannya sendiri dan membuang ke tempat sampah lalu meletakkan bakinya ke tempatnya. Mmmm jawabannya bisa jadi sedikit sekali.

Bisa jadi karena sudah jadi kebiasaan di restoran, jika kita habis makan maka biar pelayan yang membereskannya. Ada kebiasaan baik di luar negeri terutama di restoran fast food seperti McDonalds, KFC, Wendys, atau apapun namanya. Para pengunjung yang setelah selesai makan akan selalu membereskan “kerusuhannya” sendiri selama makan lalu membuangnya di tempat yang telah disediakan. Makanya jarang banyak pelayan. Memang sih semua sampah yang ada di rumah makan adalah tanggung jawab rumah makan tersebut. Namun mental pengunjunglah yang berperan disini. Mental-mental orang-orang yang sudah terbiasa mandiri, bersih dan bertanggung jawab akan selalu mengatakan pada dirinya, “Yang dihadapanku ini sekarang adalah sisa atau sampah makananku sendiri, jadi harusnya akulah yang harus membereskannya”. Jadi seusai mereka makan, tanpa disuruh, mereka sudah terbiasa membereskan meja mereka sendiri dari segala jenis kotoran atau kemasan dan membuangnya di tempat sampah yang telah disediakan di restoran. Malah membantu petugas restoran itu yang tinggal mengelap meja saja. Dapat pahala pula membantu orang lain. Coba yang berkunjung adalah orang-orang bermental ndoro yang harus dilayani, atau yang masih belum mandiri atau sadar akan kebersihan, jangan harap mejanya akan dibersihkan sendiri.Yang ada malah meninggalkan “kerusuhannya” sendiri.

Aduh main tinggal aja nih, apa sulitnya sih angkat ke tempat sampah

Dulunya aku sih begitu karena tidak tahu, tapi aku ditegur oleh muridku sendiri ketika makan bersamanya di suatu tempat yang aku juga lupa, pokoknya aku ditegur aja karena ketidaktahuanku, muridku itu bernama Puti Safira. Kurang lebih dengan halus ia berkata, “Pak di Jerman, kita harus mandiri dan membuang sendiri bekas atau sisa bungkus makanan kita kalau kita makan di restoran fast food”. Oohh gitu selama ini aku hanya menumpuk baki, piring dengan rapi saja tanpa membawanya ke tempat sampah. Wah kebetulan dong nambah kebiasaan baru yaitu angkut ke tempat sampah.

Belakangan setelah aku banyak mengunjungi negara maju baik di Amerika Serikat Korea dan Eropa, ternyata Puti betul, semua pengunjung memiliki kesadaran untuk membereskan “kerusuhannya” sendiri di meja makan. Menurutku kesadaran dan kebiasaan ini merupakan kesempatan baik untuk bisa memperbaiki perilaku mandiri, bersih dan bertanggung jawab serta menghargai orang lain sesama pengunjung.

Aku, di KFC Incheon Int’l Airport, Korea Selatan, sedang membereskan “kerusuhanku” sendiri di meja makan

Thank you Puti atas sarannya yang sekarang menjadi kebiasaanku dan istriku. Semoga banyak orang yang juga sama. Amin.

Advertisements
Categories: Hari ini aku belajar..., Kisah | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Bersihkan Sampahmu…!

  1. anggapan yg lumrah terjadi di sini adalah, “para petugas kebersihan itu kan dibayar untuk kerja membersihkan sampah di meja, nanti kalau dibersihkan sendiri mereka kerja apa?” begitu Pak.

    Walaupun begitu, klo saya makan di warung/rumah makan, piring, gelas, sendok&garpu yang sudah dipakai saya rapikan sehingga petugas mudah mengambilnya, hehehe. Ya, dianggap aneh juga sih kelakuan kayak gitu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: