Ekspedisi Cikaniki part 1

Ekspedisi Cikaniki a.k.a Science Camp 2011 ini adalah kali kedua sejak Science Camp pertama diadakan oleh SMA Al Izhar Pondok Labu di Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Para pesertanya adalah siswa-siswi kelas X, XI dan XII yang tertarik untuk melakukan penelitian sains baik natural science maupun social science.

Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok penelitian berdasarkan minat mereka. Kelompok terdiri adalah kelompok Insecta, kelompok Mammalia, kelompok Birdwatching, kelompok Vegetasi dan kelompok Ilmu Sosial. Siswa-siswi yang tergabung pada kelompok fotografi disebar ke seluruh kelompok. Oh ya kali ini kami mengajak beberapa siswa dari KIR SMA 38 Lenteng Agung, Jakarta.

Segala persiapan sudah dilakukan, dari mulai rapat penyusunan panitia, rapat penentuan lokasi, rapat koordinasi, survey lokasi, pengurusan perijinan SIMAKSI (Surat Ijin Masuk Lokasi), surat perijinan penggunaan Stasiun Penelitian dan Wisma Cikaniki kepada Kepala Balai TNGHS (Bapak Istanto), transportasi sampai ke pembekalan (salah satunya workshop fotografi). Alhamdulillah, kami beruntung sekali karena kami mendapatkan ijin untuk menggunakan Wisma Cikaniki sebagai base camp kami selama penelitian berlangsung. Wisma tersebut biasanya digunakan oleh peneliti dari LIPI, instansi kedinasan lainnya atau peneliti dari luar negeri.

Sebagai informasi, setiap pengunjung yang memasuki Taman Nasional, dimanapun itu, harus mengurus SIMAKSI (Surat Ijin Masuk Lokasi) di Kantor Balai Taman Nasional. Dibutuhkan proposal, daftar nama peserta dan umur (untuk asuransi), materai Rp 6.000, dan membayar retribusi sebesar Rp 1.250 per orang per sekali masuk.

Mengurus Surat Ijin Masuk Lokasi (SIMAKSI) di Kantor Balai TNGHS, Kabandungan

Kantor Balai TNGHS di Kabandungan

Setelah persiapan yang membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan, maka tibalah hari keberangkatan yang ditunggu-tunggu yaitu hari Jumat tanggal 16 Desember 2011 pukul 08.15. Kepala SMA Al Izhar melepas peserta dengan upacara kecil dan doa bersama agar kegiatan ini berjalan lancar dan kembali ke rumah dengan selamat.

ELF sebagai transportasi ke Cikaniki (fotografer: PEP)

Fasilitas ELF (?) (fotografer: PEP)

Para guru pembimbing (fotografer: PEP)

Berangkat (fotografer: PEP)

Untuk mencapai Cikaniki ada 2 alternatif jalan, melalui Kabandungan, Sukabumi atau melalui Pongkor, Bogor. Waktu tempuh kurang lebih sama. Waktu berangkat kami melalui Pongkor, Bogor melewati Leuwi Liang yang selalu macet karena pasar. Cikaniki ke arah Tambang Emas Aneka Tambang (Antam) di Pongkor.

Jalannya menuju Cikaniki sangat menantang, 11 km sendiri adalah jalan yang jelek, ban salah satu ELF kami mengalami pecah ban karena tergores batu-batu di jalan tersebut. Kami harus melewati jalan di kawasan hutan dan kebun teh nirmala selama 2 jam. Dijamin tubuh akan tergoncang ke kiri dan ke kanan.

Jalan desa

Mulai masuk kawasan hutan, jalannya masih bagus

Setelah gerbang ini jalanan mulai jelek

Kebetulan kami melewati lokasi latihan Satuan II Perintis, Brimob. Jadi kami harus berhati-hati karena banyak prajurit yang beristirahat di tepi jalan. Mungkin mereka juga agak bingung kok ada 4 ELF masuk ke daerah ini.

Kondisi jalan berlumpur

Kondisi jalan berbatu

Iring-iringan rombongan

Jalan di kebun teh

Jalan di kebun teh

Kawasan babi hutan

Subhanallah, indah kannn

Sejauh mata memandang, hanya terlihat bentangan karpet alam warna hijau, kelabu awan dan kadang-kadang biru langit

Menikmati pemandangan daripada perjalanan 😀

Jadi selama 2 jam kami melewati jalan tersebut dengan terguncang-guncang, dan akhirnya kami mendapat kabar bahwa ELF nomor 4 mengalami pecah ban. Kami berhenti 30 menit untuk memberikan bala bantuan berupa cadangan ban dari ELF yang lain karena ban cadangan ELF nomor 4 pun mengalami kerusakan. Kami bergotong royong memindahkan ban cadangan dari ELF nomor 2 ke mobil Panther yang akan kembali ke lokasi ELF nomor 4.

Berhenti 30 menit di ujung jalan desa Citalahab (fotografer: PEP)

Gotong royong memindahkan barang bawaan dari bagasi Phanter agar ban cadangan ELF 2 dapat masuk (fotografer: PEP)

Ban cadangan ELF pun dimasukkan ke bagasi Phanter (fotografer: PEP)

Disini saja jam sudah menunjukkan pukul 13.00 artinya kami sudah berjalan sekitar 5 jam. Dari sini, di pertigaan desa Citalahab, untuk menuju ke stasiun penelitian Cikaniki hanya membutuhkan waktu 30 menit saja. Setelah berhenti satu jam untuk memindahkan ban cadangan dan makan siang, kami melanjutkan perjalanan ke stasiun penelitian Cikaniki.

Dan akhirnya, stasiun penelitian Cikaniki, tempat tujuan kami telah terlihat oleh mata kami. Rasanya lega sekali karena 6 jam perjalanan telah berakhir :D.

Stasiun Penelitian Cikaniki, TNGHS

Kami pun langsung turun dan bergotong-royong mengangkut barang bawaan kami menuju ke wisma Cikaniki.

Angkut terus gan (fotografer: PDK)

Angkut lagi (fotografer: PDK)

Lagi dan lagi (fotografer: PEP)

Stasiun Penelitian Cikaniki, TNGHS

Wisma, base camp kami

Interior Wisma Cikaniki (fotografer: PDK)

Membagi kamar tidur (fotografer: PDK)

Setelah barang bawaan masuk semua, maka kami melakukan sholat Dzuhur berjamaah.

Sholat berjamaah (fotografer: PEP)

Setelah itu kami berkumpul di aula untuk melakukan briefing dan mengumumkan kamar untuk para peserta.

Briefing di aula (fotografer: PDK)

Setelah brifeng dan dibagikan nomor kamar, maka seluruh peserta beristirahat sampai pukul 16.00 untuk agenda kegiatan yang pertama yaitu presentasi dari Prima mengenai langkah-langkah dasar dalam kerja ilmiah dalam penelitiannya tentang khasiat antiseptik dari tumbuhan Harendong Bulu.

Presentasi Prima

Presentasi Prima (fotografer: PDK)

Setelah itu diadakan sesi tanya jawab, brainstorming dan sharing best practice penelitian yang pernah dilakukan oleh SMA Al Izhar dan SMA 38 Jakarta. Acara dilanjutkan dengan briefing singkat oleh Pak Momo, staf dari TNGHS yang bertugas di Stasiun Penelitian Cikaniki.

Briefing singkat oleh Pak Momo (fotografer: PDK)

Tak sadar waktu sudah Maghrib dan kami pun melaksanakan sholat Maghrib berjamaah di aula. Acara berikutnya adalah makan malam yeahhh. Disini ditanamkan budaya antri untuk mengambil makanan yang lezat ini.

Antri makan malam (fotografer: PDK)

Ane kasih cendol gan untuk makanannya…top mak nyus 😀 (fotografer: PDK)

Aktivitas yang menyenangkan ini disambung dengan pengamatan malam. Kami membagi diri menjadi 2 kelompok besar yaitu kelompok Insecta, yang mengamati serangga malam dengan cara mengamati serangga yang menempel di light trap. Kemudian kelompok vegetasi, yang mengamati jamur glowing in the dark. Dan kelompok mammalia, yang mengamati aktivitas mammalia malam dengan memasang perangkap kurung.Kami di briefing dan dipandu oleh staf TNGHS dan penduduk lokal dari desa Citalahab. Setelahnya barulah kita menuju ke lokasi pengamatan yang terletak di dalam hutan.

Briefing sebelum berangkat untuk pengamatan malam (fotografer: PEP)

Masuk ke dalam hutan (fotografer: PEP)

Masuk ke hutan

Memasang light trap untuk pengamatan serangga malam (fotografer: PEP)

Jamur glowing in the dark (fotografer: PEP)

Jamur ini diduga termasuk genus Mycena yang mungkin sama ditemukan di Brazil. Nah ketika kami diminta untuk mematikan semua cahaya maka inilah yang terlihat.

Bioluminescent fungus, subhanallah….(fotografer: PDK)

Kami juga menemukan belalang ranting yang bentuknya seperti ranting pohon, sebuah kamuflase adaptif dari belalang untuk mengelabui predatornya.

Belalang ranting (Phobaeticus chani)

Seusai beberapa lama melakukan pengamatan malam, kami pun kembali ke wisma untuk beristirahat. Yah namanya juga aktivitas di hutan, ada juga yang terkena lintah di kakinya. Maka dengan bantuan tembakau, lintah pun terlepas.

Lintah menempel di kaki

Alhamdulillah kegiatan hari pertama telah usai, kami mendapatkan pengalaman yang berharga. Kegiatan berikutnya adalah istirahat. Agenda keesokan harinya adalah penelitian atau observasi lapangan sehari penuh di hutan, di kebun teh, di desa Citalahab.

Sejenak sebelum tidur malam

Bersambung ke Ekspedisi Cikaniki part 2

Categories: Hari ini aku belajar..., Jalan-Jalan | Tags: , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: