Nasib itu berbanding lurus dengan perilaku

Nasib itu berbanding lurus dengan perilaku.
Jika perilaku kita baik, nasib kita baik.
Dan jika sebaliknya, nasib kita terbalik. …

Seperti, orang yang punya kebiasaan
menendang hidung anjing tidur,
jika dia larinya tidak cepat
nasibnya tidak akan baik.

Seperti, pemalas, pesimis, dan penunda
tidak mungkin dipercaya untuk pekerjaan yang besar
di tempat yang baik dan tidak mungkin dibayar besar.

Kualitas perilaku menentukan kualitas nasib.

Petikan kalimat di atas di quote dari FB Mario Teguh, menurutku bener banget. Makanya ada pepatah “Anda sopan kami segan”. Orang baik mendapatkan hasil yang baik, jika masih belum baik hasilnya berarti yang harus ditingkatkan adalah usahanya.

Man Jadda wajada wa man shabara zhafira (Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil dan siapa yang bersabar akan beruntung)

Masih tak percaya? buktikan sendiri!
Terlalu lama membuktikan? buktikan lewat kisah orang lain!
Malas membuktikkan? terimalah, itulah nasib anda!

Peace…!

 

Sumber gambar: heru-multispeed.blogspot.com

Advertisements
Categories: Hari ini aku belajar... | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: