Author Archives: HP

About HP

Seorang anak manusia yang sedang mencoba menjalankan peran yang diberikan oleh Tuhannya, sebagai seorang guru, dengan sebaik-baiknya. Seorang pembelajar seumur hidup dengan cara otodidak, menyerap ilmu dari melihat, membaca, mendengar, merasakan, dan melakukannya. Juga seorang pemimpi dengan mimpi-mimpi yang besar, salah satunya adalah mengelilingi dunia demi mendapatkan pengalaman dan wawasan. Gigih untuk selalu memperbaiki diri namun tetap menyadari dirinya memang ditakdirkan untuk tidak sempurna. Senang menulis dan berbagi pengalaman dengan rekan-rekannya. Aktif di lembaga Internasional seperti UNESCO Associated School dan International Education and Resource Network. Tergabung pula pada Komunitas Penulis Perubahan yang dirintis oleh Rumah Perubahan Prof Rhenald Khasali, Ph.D.

Belum berhasil lolos seleksi PTN, lalu mau kemana?

Ilustrasi (www.projectmanage.com)

Bulan Juni ini, banyak siswa kelas XII yang sedang galau karena khawatir belum berhasil lolos seleksi perguruan tinggi negeri. Jika anda belum berhasil lolos PTN, maka anda harus tetap tabah. Menerima kenyataan bahwa anda belum berhasil itu adalah keberanian anda. PTN bukan jaminan kesuksesan seseorang, yang menjadi kesuksesan seseorang adalah punya mimpi dan cita-cita, mau belajar dari banyak hal, dan berjuang untuk menggapai mimpi dan cita-cita itu. Continue reading

Advertisements
Categories: Kisah | 1 Comment

Hantu Eropa

Aduh, sebenernya aku jarang nulis tentang hantu-hantuan. Tapi sayang juga kalau tidak diceritakan, lebih tepatnya pengalaman ini adalah pengalaman teman sekamar di hotel sewaktu berkunjung di sebuah negara di eropa barat.

Kami tidur di hotel yang lumayan bagus lah, karena itu kami share kamar karena harganya itu. Kamar kami di atas lah, di lantai 10. Suatu malam, ketika kami tidur, tiba-tiba rekanku yang bernama Tito ini terbangun dan membangunkan aku. Continue reading

Categories: Keliling Dunia, Kisah | Leave a comment

Superhari

Oleh: Nur Ayu Nazhira*

Aku memasuki ruangan biologi dengan bawaanku yang tidak terlalu banyak hari itu. Hanya sebuah tas dan map di tangan kiriku. Ekspresiku terlihat lelah saat aku menyapa dan salam kepada guru biologiku, Bapak Hari Prasetyo. Sudah lama ia bekerja sebagai guru di SMA Al-Izhar Pondok Labu, Jakarta, dan nampaknya beliau masih sangat enjoy.

“Kenapa? Kok lemes begitu? Belom makan?” seketika Pak Hari langsung memborong pertanyaan setelah melihat ekspresiku.

“Hmm.. Enggak apa-apa sih, Pak. Cuma capek aja sekolah, pingin liburan. Tapi saya juga takut, Pak, kalau saya gagal diterima di Universitas Indonesia” jawabku sambil menempati kursi di baris pertama dan meletakkan barang-barangku di atas meja.

Continue reading

Categories: Hari ini aku belajar..., Kisah | 3 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: